Hukum & Kriminal

Nenek Usia 75 Diperkosa Tetangga, Pelaku Kakek Usia 70 Tahun

Pelaku yang seorang pria tua berinisial RS (70) saat diamankan di Polres Lamongan.

Lamongan (beritajatim.com) – Unit PPA Kepolisian Resor (Polres) Lamongan telah menerima laporan terkait adanya kasus kekerasan yang dilakukan pelaku yakni seorang pria tua berinisial RS (70) terhadap korbannya, perempuan berinisial KS (75). Diketahui, pelaku memaksa korbannya tersebut untuk melakukan persetubuhan di luar nikah dan melayani nafsu bejatnya.

Pada kesempatan tersebut, Kasat Reskrim Polres Lamongan AKBP Yoan Septi Hendri S.I.K menyampaikan bahwa dalam kasus ini Pasal yang disangkakan adalah 285 KUHP dan berdasarkan laporan Polisi Nomor: LP-B/31/ VII /RES.1.4 /2021/ RESKRIM/Lamongan/Sektor Brondong, pada tanggal 08 Juli 2021.

“Tempat kejadian perkaranya (TKP) di rumah korban yakni di Desa Sidomukti Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan, pada hari Kamis tanggal 08 Juli 2021 lalu sekira pukul 09.00 Wib,” ungkap AKP Yoan Septi Hendri, Sabtu (31/7/2021).

Kejadian ini bermula saat pada hari Kamis (87/2021) lalu, sekitar pukul 09.00 Wib, anak korban yang berinisial MS (51) berada di luar rumah sedang memandikan kucingnya, dan pada saat itu ia juga mendengar suara ibunya selaku korban yang beberapa kali berteriak meminta tolong dengan mengatakan ‘jangan, jangan, sudah sudah’.

Lantaran teriakan tersebut cukup lantang, akhirnya MS curiga lalu mendatangi rumah korban. Pada saat MS ke rumah korban, dirinya melihat ada sepeda onthel warna coklat terparkir tepat di depan rumah korban.

“Kemudian anak korban tersebut membuka pintu rumah korban yang saat itu dalam keadaan tertutup, lalu dia masuk ke dalam rumah dan melihat korban sudah berada di atas ranjang bersama pelaku dengan keadaan lemah tak berdaya karena posisinya ditindih oleh pelaku,” imbuh AKP Yoan.

Melihat hal tersebut, sontak MS kaget dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Lalu MS memanggil keponakannya yang berinisial SU (35) untuk datang ke rumah korban. Selang beberapa waktu kemudian, anak korban bersama keponakannya melaporkan kejadian ini kepada petugas Kepolisian setempat.

“Setelah petugas datang ke TKP, kemudian segera mendatangi rumah pelaku yang masih satu desa dengan korban. Saat diinterogasi, pelaku mengaku kepada petugas bahwa ia telah memperkosa korban karena khilaf. Kemudian pelaku diamankan ke Polres Lamongan,” tandas AKP Yoan.

Dari data yang dihimpun, petugas Kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 sepeda onthel warna coklat milik pelaku yang bekerja sebagai buruh harian lepas tersebut. Selain itu, petugas juga telah melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku tersebut. [riq/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar