Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Minimalisir Penyakit Masyarakat Melalui Operasi Pekat Semeru 2022

Kabag Ops Polres Pamekasan, AKP Bambang Hermanto (kanan) saat diwawancari wartawan di Pamekasan.

Pamekasan (beritajatim.com) – Giat razia dengan sandi Operasi Pekat Semeru 2022 yang digagas Polres Pamekasan, diharapkan dapat menekan semaksimal mungkin beragam jenis penyakit masyarakat di wilayah hukum Polres Pamekasan.

Dalam operasi yang digelar selama 12 hari kedepan, terhitung sejak 23 Mei hingga 3 Juni 2022 mendatang. Difokuskan pada beragam kasus berbeda, meliputi kasus premanisme, pornografi, perjudian, miras, petasan, dan bahan peledak (handak) khususnya narkoba dan prostitusi.

“Salah satu tujuan dari Operasi Pekat Semeru 2022 ini, yakni dalam rangka menekan tindak kejahatan khususnya di wilayah hukum Polres Pamekasan,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto, melalui Kabag Ops Polres Pamekasan, AKP Bambang Hermanto, Selasa (24/5/2022).

Beragam jenis kasus berbeda menjadi atensi dalam operasi kewilayahan dengan sandi Operasi Pekat Semeru 2022. “Operasi ini mengedepankan kegiatan penegakan hukum yang didukung kegiatan intelijen dan kegiatan penindakan,” ungkapnya.

“Selain itu, operasi ini juga bersifat, artinya seluruh jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur melaksanakan operasi pekat secara serentak. Sehingga kita harapkan dengan operasi ini, nantinya pelaku tindak kejahatan, khususnya di wilayah Polres Pamekasan dapat ditekan seminim mungkin,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau seluruh jajaran personil yang terlibat agar selalu mengedepankan penindakan persuasif dan humas. “Melalui kegiatan ini kami berharap nantinya berkesinambungan, artinya operasi ini berjalan sesuai target operasi yang sudah ditentukan,” pungkasnya.

Pada Operasi Pekat Semeru 2021 lalu, terdapat sebanyak 133 kasus dengan total sebanyak 168 tersangka, berhasil diungkap dan diamankan Polres Pamekasan dalam rangka cipta kondisi menjelang Ramadan 1442 Hijriyah sejak 22 Maret hingga 2 April 2021.

Bahkan keberhasilan operasi tersebut juga dinilai tidak lepas berkat kerjasama dan peran serta semua stakeholders di Pamekasan, nilai dari TNI, tokoh masyarakat, dan sejumlah instansi lainnya, tidak terkecuali para insan pers di Pamekasan. [pin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar