Hukum & Kriminal

Melintas Gresik, Kendaraan Nopol Luar Kota Diminta Putar Balik

Gresik (beritajatim.com) – Aparat Kepolisian Resort (Polres) Gresik dan jajarannya terus memperketat kendaraan yang nekad mudik melintas di Gresik. Untuk bentuk pengamannya, aparat setempat melakukan penyekatan di perbatasan Lamongan-Gresik yakni di Duduk Sampeyan dan Panceng.

Selain menempatkan pos penyekatan, aparat juga mensiagakan pos pengamanan (Pos Pam Semeru) 2021 di exit tol Manyar. Di tempat tersebut, petugas menseleksi mana masyarakat luar kota yang mudik atau dalam rangka bekerja masuk Gresik.

Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti bersama tim gabungan TNI-POLRI menuturkan, pengemudi kendaraan ber plat di luar W (Gresik) diminta menunjukkan surat keterangan kerja. Apabila tidak dapat menunjukkan keterangan tujuan yang urgent akan diputarbalikkan ke arah keberangkatan.

“Pembatasan mobilitas masyarakat ini tertuang dalam Addendum Suart Edaran Satuan Tugas (SE Satgas) Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021,” tuturnya.

Masih menurut Bima Sakti, dengan menyayangi orang tua dan keluarga di kampung halaman dengan tidak mudik lebaran tahun ini. Diharapkan mobilitas masyarakat bisa diminimalisir.

Sebelumnya pihaknya telah wanti-wanti akan lonjakan kasus Covid di masa liburan lebaran 2021. Jangan sampai terjadi ledakan tsunami kesehatan megancam jiwa.

Masyarakat pun diminta tidak jenuh menerapkan protokol kesehatan. Jangan lali, karena virus wuhan masih ada disekitar kita. Alumni Akpol 2013 ini menyebut ini bukan rekayasa. “Tahan rindu tidak mudik demi kebaikan bersama,” tandas Bima Sakti. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar