Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Kejati Jatim Terima SPDP Kasus Prostitusi Panti Pijat Symphony

Surabaya (beritajatim.com) – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Renakta Ditreskrimum Polda Jatim atas dugaan kasus prostitusi di panti pijat Symphony di Jalan Tunjungan, Kota Surabaya, Jawa Timur. Terdapat tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ini.

“Kami telah menerima SPDP kasus panti pijat Symphony dari Polda Jatim,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasie Penkum) Kejati Jatim, Fathur Rohman, saat dikonfirmasi pada Senin (20/6/2022).

Fathur mengungkapkan SPDP tersebut diterima pada 7 Juni lalu. “Dalam SPDP tersebut tercantum tiga nama tersangka berinisial BT, TD, dan KA,” terangnya.

Selain identitas tersangka, lanjut Fathur, SPDP tersebut juga mencantumkan pasal yang dijeratkan. “Pasalnya yakni Pasal 296 dan Pasal 506 KUHP,” ungkap mantan Kasintel Kejari Surabaya ini.

Baca Juga:

    Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menggerebek panti pijat Symphoni yang berlokasi di Jalan Tunjungan, Surabaya pada 27 Mei lalu. Polisi mengamankan para terapis dan tiga orang laki-laki.

    Selain itu, petugas juga menyita barang bukti di antaranya 83 kondom belum terpakai, 6 kondom bekas pakai, tisu bekas pakai, sejumlah ponsel, KTP, uang front desk Rp1,42 juta, struk debit Rp1,8 juta, satu celana dalam wanita, satu celana dalam pria, satu kemben putih, dan tiga sprei putih. [uci/beq]


    Apa Reaksi Anda?

    Komentar