Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Kecelakaan Misterius Pelajar Driyorejo, Polisi Gresik Keluarkan SP2HP

Sujiadi (ayah SF) menaburkan bunga didampingi istrinya di Jalan Raya Desa Tenaru Driyorejo, Gresik.

Gresik (beritajatim.com) – Kasus kecelakaan yang merenggut nyawa SF (16) seorang pelajar asal Driyorejo, Gresik semakin misterius. Pihak keluarga menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari Unit Laka Satlantas Polres Gresik. Dalam surat tersebut, pihak kepolisian masih membutuhkan sebulan atau waktu 30 hari untuk melakukan penyelidikan lagi.

Dengan adanya surat SP2HP tersebut, keluarga korban semakin bingung. Pasalnya, kejadian yang dialami SF sudah berlangsung sebulan lebih. Tepatnya, 12 September 2021 sewaktu jasad korban ditemukan tak bernyawa di Jalan Raya Desa Tenaru Driyorejo, Gresik.

“Seperti ditarik ulur, padahal sebelumnya para saksi sudah memberikan keterangan secara detail,” ujar Sujiadi ayah korban, Rabu (13/10/2021).

Sujiadi juga menyayangkan adanya penyelidikan lagi sampai satu bulan. Padahal, petugas sudah melakukan proses rekonstruksi kejadian. Bapak tiga anak itu juga menyayangkan jalannya reka adegan. Sebab, tidak semua dari keterangan saksi diperagakan secara detail.

“Rekonstruksinya ala kadarnya. Padahal, banyak yang meyakini bahwa anak saya menjadi korban pengeroyokan sebelum mengalami kecelakaan. Hal ini bisa dilihat dari kondisi luka yang dialami,” ujarnya.

Terkait dengan kejadian ini lanjut Sujiadi, dirinya terus berkomitmen mengawal kasus yang dialami anaknya.

“Semoga proses hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya,” katanya.

Sementara Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Suharto belum memberikan keterangan atas perkembangan kasus tersebut. Meski demikian, surat B/1097/SP2HPke-1/X/2021/Satlantas telah dilayangkan.

“Kami telah menunjuk seorang penyidik untuk menangani kasus kecelakaan tunggal yang melibatkan SF dan RN. Dalam surat tersebut, juga dijelaskan tentang masa penyelidikan membutuhkan waktu 30 hari lagi, dengan opsi perpanjangan jika diperlukan,” tandasnya. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar