Bangkalan (beritajatim.com) – Kasus pelaporan dugaan pemerasan terhadap lembaga sekolah SDN 2 Petrah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura, hingga saat ini masih dalam tahap pemanggilan saksi-saksi. Kasus ini dilakukan oleh oknum pemuda mengaku wartawan.
Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya menjelaskan bahwa surat penyelidikan sudah diterbitkan.
“Agendanya mengundang para saksi untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut,” terang, Kasat Reskrim Polres Bangkalan, Senin (29/8/2022).
Ia menambahkan, saksi yang dimaksud diantaranya kepala sekolah, guru dan pihak yang ada di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan para terlapor, hingga saat ini masih belum dilakukan pemanggilan termasuk pelapor.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemerasan”]
“Pelapor belum kami panggil karena yang bersangkutan atas nama Suhul Anam masih melaksanakan ibadah umroh,” tandasnya.
Sekadar diketahui, sekitar seminggu yang lalu ia menerima laporan terkait dugaan pemerasan beberapa pemuda mengaku wartawan terhadap Kepsek SDN 2 Petrah, yang dilaporkan oleh Suhul Anam, salah satu warga setempat. [sar/but]






