Hukum & Kriminal

Jual Keperawanan Rp 10 Juta, Henry Dibekuk Polrestabes Surabaya

Pelaku saat menjalani gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (5/5/2021).(Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Jual wanita yang masih perawan, Henry Yuliansyah (38) lelaki asal Yogyakarta ini ditangkap Reskrim Polrestabes Surabaya.

Penangkapn tersangka berawal ketika Henry  tak kuasa mendengar curhatan wanita cantik yang baru dikenalnya.

Curhatan akan butuh pekerjaan dan keuangan yang mulai menipis itu pun membuat HY menjual AW (19) warga Blora ini. Terlebih AW sang korban ini masih perawan dan seorang lelaki kaya berkenan membayarnya mahal.

Hal itu yang membuat pelaku HY ini semakin bringas tuk menjual keperawanan korban. Sampai akhirnya dengan bujuk rayu dan paksaan, korban pun tak berkutik melawan ajakan pelaku. Kepada jurnalis, Henry ini menjual perawan korban seharga Rp 10 juta. Yang lebih parahnya lagi, 30 persennya ternyata adalah jatah pelaku.

“Awalnya kenal dan curhat. Sampai akhirnya kita tawari dan berikan waktu ke dia (korban.red). Sampai akhirnya dijual harga Rp 10 juta,” jelas Henry di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (5/5/2021).

Tak hanya menikmati hasil penjualan korban, pelaku ternyata juga menikmati tubuh korban. Bahkan dengan paksaan pelaku meminta korban melayani nafsu bejat pelaku yang bujang tua hampir 40 tahun. Usai menikmati tubuh korban, pelaku masih melakukan ancaman dan bahkan merenggut tubuh korban.

Sebab, korban yang minta berhenti jadi pekerja seks dan ingin hidup normal justru diancam akan disebarkan foto bugil korban. Bahkan pelaku juga mengancam akan menyebarkan foto dan aib korban ke keluarga besarnya. Hal ini yang membuat korban terancam dan takut ke pelaku.

“Saya kenal ya sekitar November 2020 lalu. Sampai akhirnya saya bawa ke Surabaya dan menjualnya dengan harga Rp 1,5 juta. Saya dapat bagian Rp 500 ribu untuk bayar hotel dan jatah bagian saya,” tandasnya.

Tak hanya mengancam itu saja, menurut hasil pemeriksaan kedua pihak ternyata pelaku juga mengancam menyebarkan foto bugil di sosial media.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahardian menjelaskan, tersangka ini juga pernah mengajak korban ke Yogyakarta. Sampai akhirnya berujung transaksi prostitusi di Kota Surabaya.

“Kepada tersangka korban dijual ke temannya seharga Rp 10 juta untuk keperawanan korban. Korban juga dijual di Kota Surabaya seharga Rp 1,5 juta usai perawannya hilang. Malah korban juga harus memenuhi nafsu bejat pelaku,” tandasnya.

Pelaku dan korban kini sudah diamankan di MapolrestBes Surabaya untuk penyelidikan lebih lanjut. Petugas melalui Unit Pelayanan Permpuan dan Anak (PPA) menjerat pelaku dengan pasal 2 UU no 1 2007 dengan ancaman minimal 3 tahun.(man/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar