Hukum & Kriminal

Jual 36 Pelajar ke Lelaki Hidung Belang, Begini Pengakuan OS

OS, tersangka prostitusi online yang memperkerjakan 36 pelajar.

Surabaya (beritajatim.com) – OS, pelaku prostitusi online yang memperkerjakan 36 pelajar ini mengaku bahwa dia hanya mendapatkan upah sewa kamar kos-kosan. Sewa sebesar Rp 50 ribu untuk durasi 5 jam.

Dia pun menjelaskan bahwa tidak ada pemaksaan dari dirinya dan tim dalam memperdagangkan para korban karena memang mereka menjual diri.

“Mereka memang WP, saya hanya menyediakan kamar kos-kosan,” ujarnya.

Wakpolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo menjelaskan modus operandi yang dilakukan tersangka. Menurut Slamet, tersangka OS alias “Om Kost” memiliki rumah kost yang disewakan harian atau beberapa jam. Tersangka merekrut anak di bawah umur (pelajar SMP, MTs, SMA, SMK) untuk menjadi reseller yang bertugas menawarkan jasa sewa kamar + Wanita Panggilan (WP).

Tersangka juga merekrut anak di bawah umur yang mau ditawarkan sebagai Wanita Panggilan (WP). Semisal pelajar SMP, MTs, SMA, dan SMK.

“Tersangka menyuruh para reseller untuk membuat akun Facebook palsu kemudian bergabung di grup Facebook “Info Kost & Kontrakan Area Mojokerto” dan “Kost & Kontrakan Mojokerto, Ngoro, Pasuruan,” ujar Slamet dalam jumpa pers, Senin (1/1/2021).

Ketika ada calon penyewa kamar yang meminta info di grup Facebook tersebut, reseller akan mengkomentari di kolom komentar dengan “inbox” (Facebook Messenger). Jika telah ada kesepakatan, percakapan akan beralih di Whatsapp.

Selanjutnya reseller menghubungi Tersangka sesuai permintaan tersangka dan tersangka akan mengirimi reseller nominasi WP beserta tarif dan nomor Whatsapp. Reseller komunikasi denganbWP atas perintah Tersangka. [uci/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar