Hukum & Kriminal

Jelang Lebaran, Polsek Babadan Sita Balon Udara Setinggi 17 Meter

Petugas Polsek Babadan memgamankan satu unit balon udara. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Menjelang lebaran ini, Polsek Babadan Ponorogo berhasil mengamankan balon udara yang terbuat dari plastik. Balon udara dengan diameter keliling sepanjang 7 meter dan panjang 17 meter diamankan dari salah satu rumah warga di Desa Lembah Kecamatan Babadan Ponorogo. Balon tersebut siap terbang, dan rencananya bakal diterbangkan pada saat lebaran Idul Fitri nanti.

“Balon udara tersebut kami sita dari warga Desa Lembah Kecamatan Babadan berinisial SS. Rencananya balon itu akan diterbangkan saat lebaran idul fitri nanti,” Kapolsek Babadan IPTU Yudi Kristiawan, Selasa (12/5/2020) siang.

Dari introgasi warga berinisial S tersebut, diketahui untuk membuat balon tersebut, uangnya merupakan iuran dari warga. Dan akan diterbangkan bersama-sama. Padahal dalam pandemi Covid-19 sangat berbahaya saat pengumpulan massa sepet itu. Jadi untuk mengantisipasinya, Polsek Babadan akan melaksanakan razia balon udara secara rutin di wilayah hukumnya.

“Kalau sudah diterbangkan bisa bahaya sekali, selain mengganggu lalu lintas penerbangan juga nantinya bisa jatuh bisa membakar pemukiman atau lahan yang dijatuhi balon tersebut,” katanya.

Yudi berharap masyarakat harus berpikir ulang untuk merayakan lebaran dengan menerbangkan balon udara. Karena belum tentu semua orang senang dengan penerbangan balon itu. Bahkan bisa merugikan orang lain, ambil contoh balon udara dari Ponorogo yang jatuh menimpa sebuah masjid di Ngawi. “Jangan sampai kita senang, sedangkan orang lain mendapatkan getahnya atau susah karena ulahnya. Semoga ini menjadi pelajaran, bagi warga berinisial S, kami lakukan pembinaan,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar