Hukum & Kriminal

Emak-emak Terlilit Utang Rentenir, Bobol Minimarket di Mojokerto

Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno merilis pelaku emak-emak bobol minimarket. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Tak butuh waktu lama, Tim Resmob Satreskrim Polres Mojokerto bersama dengan Unit Reskrim Polsek Ngoro berhasil mengamankan pelaku pembobolan minimarket. Pelaku merupakan emak-emak yang terlilit utang rentenir.

Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, belum sampai enam jam pelaku berhasil diamankan. “Terima kasih jajaran Resmob dan Polsek Ngoro, kejadian jam 3 dini hari tapi pelaku berhasil ditangkap belum sampai 6 jam. Pelaku adalah seorang perempuan,” ungkapnya, Kamis (2/1/2020).

Meski pelaku seorang emak-emak, namun masih kata Kapolres, pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama yakni pencurian dengan pemberatan. Pelaku atas nama Khusnul Khotimah (35) warga Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

“Pelaku berhasil diamankan setelah petugas melakukan penyelidikan dengan melihat rekaman CCTV dan dari pinjer print data base pelaku sudah terdata di data base. Diamankan di rumah keluarga di Mojokerto (Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto),” katanya.

Sementara itu, pelaku Khusnul Khotimah (35) mengaku, terpaksa melakukan aksi pencurian dengan pemberatan tersebut karena terlilit utang di rentenir. “Saya punya utang di rentenir, rentenir itu nagih terus. Saya punya utang kemudian saya bayar dengan utang di rentenir,” ujar emak-emak empat anak ini.

Sejumlah barang bukti diamankan dari tangan pelaku di antaranya, satu buah kubus linggis warna biru, satu buah tang, satu buah palu, satu kaos lengan panjang motif hitam abu-abu, satu buah kerudung warna hitam, satu Unit Handphone (HP) warna silver dan beberapa buah rokok merk Mild LA dan Marlboro merah.

Untuk keperluan penyelidikan, pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres Mojokerto. Pelaku sendiri dijerat Pasal 363 KUHP ayat 1 huruf ke 5 tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman penjara paling lama lima tahun.

Sebelumnya, sebuah minimarket di Jalan Raya Mojokerto Pasuruan tepatnya di Jalan Raya Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto dibobol maling. Meski berhasil merusak mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), namun pelaku hanya bisa membawa rokok sambil uang tunai sebesar Rp27 ribu. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar