Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

DPRD Kabupaten Probolinggo Didesak Proses Anggota yang Terjerat Dugaan Korupsi

Probolinggo (beritajatim.com) – Kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipidkor) yang menjerat anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), Ahsan, mendapat repon dari berbagai pihak. Salah satunya dari Husnan Taufiq, Pengacara Abdul Kadir, mantan Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo yang terjerat kasus ijazah Palsu.

Perlu diketahui Abdul Kadir, mantan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo tersandung kasus Ijazah Palsu Paket C yang digunakan untuk mendaftarkan diri sebagai calon legislatif pada tahun 2019 lalu.

Husnan meminta agar proses hukum yang dijalani oleh Ahsan sama seperti yang dilakukan kepada kliennya yakni Abdul Kadir. “Saya harap pimpinan Dewan Kabupaten Probolinggo segera dilakukan proses hukum seperti yang terjadi pada klien saya Abdul Kadir, sehingga tidak terkesan tebang pilih,” ungkap Husnan.

Terlebih, Husnan menyampaikan, kasus yang dialami Ahsan ini merupakan tindak pidana khusus yakni dugaan korupsi seharusnya prosesnya lebih cepat. “Sesuai dengan peraturan pemerintah Nomer 12 tahun 2018 pasal 115 dan pasal 117 apabila anggota DPRD sudah ditetapkan menjadi terdakwa, maka harus diberhentikan sementara karena terkait gaji dan segala macamnya,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ahsan, salah satu anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) ditetapkan sebagai tetsangka kasus dugaan tindak pidan korupsi bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. [tr/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar