Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Ditinggal Buang Air Besar, Sepeda Motor di Babadan Ponorogo Raib

Kapolsek Babadan AKP Yudi Kristiawan saat menunjukkan barang bukti sepeda motor yang sempat dicuri. (Foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Kasus pencurian sepeda motor di Kecamatan Babadan Ponorogo ini, bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat. Untuk selalu waspada dan selalu membawa kunci kontak, jangan dipasang di sepeda motor saat tidak digunakan. Sebab, seperti kata-kata yang melegenda dari Bang Napi, kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat dari pelakunya, namun juga karena ada kesempatan.

Kejadian pencurian sepeda motor itu terjadi di teras asrama Pondok Al Furqon, jalan Raya Ponorogo – Madiun, masuk Kelurahan Kadipaten Kecamatan Babadan Ponorogo. Hariyanto (28), warga setempat harus kehilangan sepeda motor kesayangan yang bernomor polisi AE- 5137- QE saat ditinggal buang air besar. Celakanya, saat ditinggal buang air besar itu, kunci kontak terpasang di sepeda motor.

“Kejadian pencurian itu terjadi pada hari Rabu (26/1) kemarin, korban setelah buang air besar mendapati sepeda motornya tidak ada di parkiran asrama pondok,” kata Kapolsek Babadan AKP Yudi Kristiawan, Jumat (28/1/2022).

Kronologis pencurian itu bermula saat korban hendak membeli makan siang. Haryanto akhirnya mengeluarkan sepeda motornya dengan kondisi kunci kontak terpasang di parkiran asrama pondok.

Namun sebelum berangkat, tiba-tiba korba ingin buang air besar. Haryanto masuklah di toilet dekat parkiran. Yang bersangkutan pun juga mendengar suara sepeda motor dinyalakan, namun dihiraukan oleh korban. “Korban baru tahu sepeda motornya hilang setelah keluar dari toilet itu,” ungkapnya.

Mendapati sepeda motornya hilang, korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Babadan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp 3 juta. Unit reskrim Polsek Babadan langsung merespon laporan itu, dengan melakukan penyelidikan.

Tak butuh waktu lama, petugas akhirnya berhasil menemukan sepeda motor korban di parkiran RSUD dr. Harjono pada Kamis (27/1) sore. “Selain menemukan sepeda motor korban, polisi juga mengamankan pelaku,” katanya.

Yudi menyebut modus yang digunakan pelaku yakni masuk ke halaman pondok. Melihat suasana mendukung, pelaku langsung mengambil sepeda motor yang sedang terparkir dalam kondisi kunci kontak terpasang. “Saya menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati. Jangan ceroboh dengan meletakkan kunci kontak di sepeda motor saat ditinggal,” pungkasnya.(end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar