Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Curi Kotak Amal 11 Kali, Pemuda Magetan Dicokok Polisi

Qrismontara Rangga Putra Pratama (23) Desa Ngiliran, Panekan, Magetan saat menjalani pemeriksaan di Sat Reskrim Polres Magetan, Rabu (18/5/2022)

Magetan (beritajatim.com) – Aksi Qrismontara Rangga Putra Pratama untuk mencuri kotak amal terhenti.

Pemuda 23 tahun itu diamankan pihak kepolisian usai pendalaman penyelidikan dari laporan warga Desa Tapak, Panekan, Magetan, Jawa Timur terkait pencurian kotak amal di Musala Al Asror pada 27 April 2022 lalu.

Pemuda asal Desa Ngiliran, Panekan, Magetan itu ditangkap di rumahnya usai tak bisa mengelak dari petugas.

Semua bukti mengarah padanya. Dia mencuri kotak amal di lokasi yang berbeda-beda dengan modus merusak kotak amal dan mengambil isinya.

Terakhir, dia melakukan pencurian di Desa Tapak dengan total uang yang digasak mencapai Rp400 ribu.

Pada penyidik dia berdalih kalau duit hasil curian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, petugas kepolisian tak kenal ampun, lantaran aksi Rangga itu meresahkan warga khususnya di wilayah Kecamatan Panekan.

”Dia melakukan sendirian. Menggunakan kendaraan bermotor untuk menuju lokasi yang disasar dan kabur menggunakan kendaraannya. Benar sudah melakukan 11 kali di beberapa tempat kejadian perkara,” kata Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Rudi Hidajanto, Rabu (18/5/2022)

Untuk itu pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara. Kasus itu kini dalam penanganan Sat Reskrim Polres Magetan. (fiq/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar