Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Cafe Apoeng Sumenep Dipakai untuk Pesta Sabu

Penutupan dan penyegelan Cafe Apoeng pasca digunakan sebagai lokasi pesta sabu (foto : Humas Polres Sumenep)

Sumenep (beritajatim.com) – Aparat Polsek Saronggi, Sumenep, menutup dan menyegel ‘Cafe Apoeng’ di wilayah setempat. Penutupan dilakukan setelah kedapatan menjadi lokasi pesta sabu.

Penutupan cafe atau ‘Resto Apoeng Keta’ tersebut dilakukan sebagai buntut penangkapan dua tersangka yang sedang asyik pesta sabu di salah satu kamar di cafe tersebut. Penyegelan dilakukan dengan memasang ‘police line’ di sekeliling cafe.

Penutupan dan penyegelan Cafe Apoeng pasca digunakan sebagai lokasi pesta sabu (foto : Humas Polres Sumenep)

“Resto Apoeng Keta kami tutup karena telah menjadi lokasi pesta sabu. Kemarin Satreskoba telah mengamankan dua orang yang terlibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Kapolsek Saronggi AKP Wahyudi Kusdarmawan, Senin (20/09/2021).

Sebelumnya, Warid (43), warga Desa Sera Tengah, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep dibekuk Satreskoba Polres Sumenep karena kedapatan menyimpan dan menggunakan narkotika jenis sabu.

Tersangka ditangkap di dalam kamar ‘Resto Apoeng Kheta’ di Desa/Kecamatan Saronggi bersama seorang perempuan bernama Raudhatul Jannatin (27), warga Desa Sera Timur, Kecamatan Bluto.

Saat dilakukan penggerebekan dan penggeledahan, ditemukan barang bukti di lantai kamar yang ditempati tersangka berupa 1 poket sabu dengan berat kotor 0,28 gram, kemudian seperangkat alat hisap. [tem/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar