Hukum & Kriminal

Bapak Tiri Asal Ponorogo Paksa Anak Tiri Hubungan Intim dan Merekamnya

Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Hendi Septiadi(foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Babak baru kasus ayah di Ponorogo yang cabuli anak tirinya (sebut saja Bunga) yang masih berusia 12 tahun. Selain tega mencabuli, pelaku juga merekam adegan tak senonoh itu dengan handphone miliknya. Bahkan vidio itupun tersebar di sekitar rumah pelaku, Kecamatan Sawoo Ponorogo.

Kapolres Ponorogo AKBP Muhammad Nur Azis dalam press rilis yang disampaikan oleh Kasat Reskrim AKP Hendi Septiadi menyebut pelaku M sendirilah yang merekam adegan cabul antara pelaku dan anak tirinya.

“Jadi yang merekam dan menyebarkan ya pelaku M sendiri,” kata Hendi, Rabu (19/8/2020).

Dia menceritakan, awal mulanya pada bulan Desember 2020, pelaku yang saat itu berstatus bujang menikahi ibu Bunga yang sebelumnya berstatus janda. Dari pengakuan pelaku, aksi cabul itu sudah dilakukan pelaku sejak awal tahun 2020 hingga terbongkar pada bulan Agustus ini. Yang lebih mencengangkan lagi, ternyata pelaku M juga sudah menyetubuhi korban. Itu dilakukan di rumah mereka, saat sang ibu bekerja ke luar rumah.

“Tindakan cabul dan persetubuhan itu sudah dilakukan pelaku berkali-kali, ya dari medio awal tahun hingga Agustus ini,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan pelaku, Satreskrim Polres Ponorogo menjeratnya dengan pasar berlapis. Yakni undang-undang perlindungan anak dan informasi dan transaksi elektronik (ITE).

“Ancaman hukuman untuk perlindungan anak 5-15 tahun, sedangkan untuk undang-undang ITE maksimal 6 tahun,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, aksi pencabulan yang dilakukan oleh terduga pelaku berinisial M (29), warga Kecamatan Sawoo yang mencabuli anak tirinya, berawal dari beredarnya vidio berisi adegan cabul yang dilakukan oleh pelaku M.

“Kami masih mendalami kasus, ini terkuak berawal dari laporan terkait menyebarnya vidio adegan cabul yang diduga dilakukan oleh pelaku M,” ungkap Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Hendi Septiadi.

Video bermuatan adegan mesum yang diduga dilakukan M sudah di tangan penyidik. Hendi menyebut, video itu diperkirakan mulai beredar sekitar sepekan yang lalu. Hendi, menyebut jika keluarga korban dan masyarakat sekitar sudah mengetahui vidio cabul tersebut.

“Kami juga melakukan penyelidikan terkait siapa dibalik penyebaran vidio itu,” katanya. [end/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar