Sampang (beritajatim.com) – Hujan disertai petir yang terjadi di wilayah Kecamatan/Kabupaten Sampang, mengakibatkan sejumlah barang-barang elektronik milik warga mengalami kerusakan. Tidak hanya itu lampu penerangan jalan hingga meteran listrik PLN di rumah warga juga terbakar. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban luka maupun nyawa.
“Hujan yang disertai petir tadi malam cukup membuat warga takut. Sebab, sesaat setelah terjadi kilatan petir disusul dengan suara ledakan yang sangat keras dan gelap gulita,” ujar Adi, warga di Kelurahan Rongtengah, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Sabtu (2/12/2023).
Sebagian warga yang telah tertidur pulas mendadak terbangun mendengar suara petir yang hampir memecahkan gendang telinga. Selain itu, juga karena lampu di sejumlah rumah padam. Bahkan, ada yang melihat bentangan kabel terbakar.
Baca Juga: Innalillah, Kalaksa BPBD Pamekasan Meninggal Dunia
“Saat itu ada kabel yang terbakar tapi karena hujan tidak sampai merembet, ternyata yang terbakar itu kabel jaringan internet,” kata Surya warga lainya yang menceritakan situasi mencekam di kota Sampang.
Akibat kejadian itu, lanjut Surya menambahkan. Meski padam, warga tetap bertahan hingga siang hari untuk melakukan perbaikan secara mandiri. Tetapi, ada juga petugas PLN yang mendatangi rumah warga karena meteran liatrik terbakar.
“Saat kejadian warga tetap bertahan di dalam ramah hingga siang hari untuk melakukan perbaikan, konon ada lima belasan alat-alat elektronik terbakar,” imbuhnya.
Baca Juga: Pj Walkot Kediri Harap Konsisten Beri Pelayanan pada Masyarakat
Pasca kejadian hujan deras disertai dengan petir tersebut. Warga merasa dihantui dan berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. [sar/ian]






