Mojokerto (beritajatim.com) – Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Mojokerto. Akibatnya, dahan pohon trembesi patah dan menimpa bangunan cuci motor di Jalan Yon Joko Tole, Dlanggu–Kutorejo, Desa Dlanggu, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.
Berdasarkan pantauan aplikasi BMKG Juanda, kondisi cuaca di wilayah Mojokerto saat itu menunjukkan hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang disertai hembusan angin kencang. Situasi tersebut menyebabkan dahan pohon trembesi berdiameter sekitar 50 sentimeter patah dan roboh ke arah bangunan.
Bangunan yang terdampak merupakan tempat usaha cuci motor milik Pak Bintoro. Atap galvalum berukuran kurang lebih 3 x 5 meter persegi mengalami kerusakan sedang akibat tertimpa dahan pohon. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan, dahan pohon trembesi tumbang sekitar pukul 16.00 WIB. “Tim BPBD langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon yang patah agar tidak membahayakan warga sekitar,” Selasa (3/3/2026).
Proses penanganan melibatkan sejumlah unsur, diantaranya BPBD Kabupaten Mojokerto, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Mojokerto, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto, TNI/Polri, serta masyarakat sekitar yang turut membantu proses evakuasi.
“Upaya evakuasi selesai sekira pukul 17.25 WIB. Lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan dapat kembali dilalui maupun digunakan untuk aktivitas seperti biasa. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, terutama saat hujan deras disertai angin kencang, guna meminimalkan risiko kejadian serupa,” tegasnya. [tin/ian]






