Magetan (beritajatim.com) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Magetan peringati Hari Santri Nasional (HSN) 2021 dengan cara beda. Yakni dengan mengadakan upacara bendera di puncak Gunung Lawu, Sabtu (30/10/2021).
Sekretaris PCNU Magetan, Sudarto mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan semangat patriotisme dengan merujuk perjuangan para kyai dan santri dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) seperti seruan Resolusi Jihad Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari.
Dalam rangkaian kegiatan upacara tersebut, dilakukan pengibaran Bendera Merah Putih dan bendera NU, disertai membaca Pancasila, UUD 1945, Ikrar Santri dan Resolusi Jihad. Kegiatan itu diikuti oleh 40 peserta, termasuk kyai dan santri serta dapat pengawalan dari Banser sejumlah 17 personel.
[berita-terkait number=”5″ tag=”HSN”]
“Kegiatan Ekspedisi Santri Lawu ini merupakan perjalanan spiritual bagi kyai dan santri sehingga dapat memupuk kecintaan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, bahwa atas keagunganNya yang telah menciptakan makhluk berupa Gunung Lawu yg indah, sekaligus melakukan perjalanan spiritual untuk mengenang para masyayikh dan auliya,” ujarnya, Senin (1/11/2021).
Lebih lanjut Sudarto menjelaskan, para peserta berangkat pukul 14:00 WIB dan sampai di lokasi pukul 21:00 pada tanggal 29 Oktober, lalu keesokan harinya, Minggu (30/10/2021) upacara tersebut dilakukan di depan Tugu Hargo Dumilah yang merupakan penanda puncak Gunung Lawu.
“Upacaranya kita lakukan sekitar pukul 10:00 WIB, setelah selesai kami menyempatkan diri untuk berziarah ke petilasan Sunan Lawu selanjutnya kita turun dan sampai di bawah itu pukul 16:30 WIB,” jelasnya. (fiq/kun)






