Pamekasan (beritajatim.com) – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan, menuntut keadilan di atas tewasnya driver ojek online (ojol), Affan Kurniawan akibat tindak representatif aparat kepolisian di Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Tuntutan tersebut dilakukan dengan aksi unjuk rasa di Markas Polres Pamekasan, Jl Raya Nyalaran, Pamekasan, di mana peserta aksi bergerak dari pusat kota Pamekasan, Area Arek Lancor, yang dijadikan sebagai titik kumpul.
“Tindakan melindas driver ojol bukan hanya mencederai rasa kemanusiaan, tetapi bentuk pengkhianatan terhadap nilai kemanusiaan dan prinsip demokrasi. Jika nyawa rakyat jadi taruhan kerena menyampaikan aspirasi, apakah negara ini masih berdiri di atas fondasi keadilan,” kata Ketum HMI Cabang Pamekasan, Subhal Jamil.
Bahkan pihaknya menilai jika aksi nekat aparat kepolisian yang melindas driver ojol dengan mobil Rantis Brimob Polri di Jakarta, sekaligus menjadi sebuah tragedi yang menunjukkan adanya krisis multidimensi di Indonesia.
“Saat ini kita sedang menghadapi krisis ekonomi yang menekan rakyat kecil, krisis politik yang menumbuhkan ketidakpercayaan publik terhadap pemimpin, hingga krisis moral yang merusak tatanan kekuasaan,” tegasnya.
Selain itu pihaknya juga memastikan dan komitmen terus mengawal aspirasi rakyat, dan tidak akan mundur dalam memperjuangkan keadilan. “Negara tidak boleh hanya jadi simbol kekuasaan, tapi negara juga harus hadir melindungi rakyatnya,” sambung Subhal Jamil.
“Maka dari itu, kami akan terus berada di garis depan perjuangan rakyat demi tegaknya demokrasi dan keadilan sosial,” pungkasnya.
Dalam aksi tersebut, HMI Cabang Pamekasan menyampaikan tiga tuntutan utama. Pertama, mendesak pihak kepolisian untuk menyampaikan permintaan maaf dan menghentikan praktik kekerasan terhadap warga sipil.
Kedua, mendesak Kapolres Pamekasan, meneruskan aspirasi agar Kapolri dan Kapolda Metro Jaya dicopot dan lengser dari jabatannya. Ketiga, menuntut transparansi proses hukum terhadap tujuh aparat kepolisian yang diduga terlibat dalam kasus kematian driver ojol. [pin/kun]






