Mojokerto (beritajatim.com) – Truk tangki muatan air mineral nopol S 7640 UP menabrak sebuah toko dan rumah di Desa Tumapel, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Diduga sopir truk menabrak sebuah mobil yang tiba-tiba berhenti lantaran ada pengendara sepeda motor hendak berbelok.
Saat itu, truk yang dikemudikan Wahyu Agung Wicaksono (21) warga Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto berjalan dari arah selatan ke utara atau dari Pacet ke Kota Mojokerto. Sampai di lokasi kejadian, di depan ada mobil Suzuki Karimun nopol S 1464 RR warna hitam berhenti.
Mobil yang dikemudikan oleh Sadi (62) warga Desa Kepuharum, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto berhenti lantaran ada sepeda motor hendak belok ke kanan. Honda Beat nopol S 3702 NBN warna merah tersebut dikendarai Dian Novianto, warga Dusun Rejosari, Desa Plososari, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.
BACA JUGA:
Pengendara Motor di Mojokerto Tersiram Kuah Panas Usai Tabrak Tukang Bakso
Karena jarak yang sudah dekat, truk menghatam spion sebelah kanan sopir dan membanting setir ke kanan. Alhasil, truk menabrak sebuah toko dan rumah milik Suyatno (63) yang ada di pinggir jalan sebelah kanan jalan dan menyebabkan atap rumah ambruk.
Atap rumah menimpa body truk sehingga menyebabkan sopir truk tangki terjepit body truk yang berada di tengah rumah. Dibantu sejumlah warga dan relawan, petugas berupaya mengevakuasi sopir truk tangki. Sopir truk bersama pengendar motor dibawa ke RS Sido Waras Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.
Sepeda motor mengalami kerusakan, sedangkan kaca mobil Toyota Avanza nopol S 1464 RR warna hitam bagian belakang pecah. Termasuk kaca spion bagian samping sopir rusak lantaran ditabrak truk sebelumnya akhirnya sopir banting setir ke kanan.
BACA JUGA:
Pengendara Sepeda Motor Tewas Tertabrak Truk Tronton di Mojokerto
“Sepeda motor motong kanan, mobil muatan tidak bisa rem mendadak. Yang depan ini berhenti nggak, berhenti nggak (mobil Karimun ragu-ragu), yang belakang nggak ngatasi terus banting kanan. Tidak apa-apa (sopir), iya terjepit,” ungkap kenek truk tangki, Rifa’i (35).
Sementara itu, pemilik rumah, Suyatno (63) mengaku sedang tidur bersama sang istri di rumah bagian belakang. “Tidak tahu saya, saya waktu tidur tahu-tahu ramai. Grodok…. Grodok… . Di rumah sama istri dan anak, tidak apa-apa. Rumah yang rusak parah,” katanya.
Selain menyebabkan atap rumah dan toko rusak, barang-barang yang ada di toko milik korban pun mengalami kerusakan. Kecelakaan lalu-lintas tersebut saat ini ditanggani Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto. [tin/suf]
![Hindari Mobil, Truk Tangki di Mojokerto Tabrak Toko dan Rumah Kerusakan yang dialami toko dan rumah milik Suyatno (63) di Desa Tumapel, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/07/truk-tangki.jpg)





