Surabaya (beritajatim.com) – Jelang arus mudik kepadatan di ruas jalan tol Transjawa sudah terasa. PT Jasamarga (Persero) Tbk melalui Representative Office 3 Transjawa Tollroad Regional Division (RO3 JTTRD) mencatat Jumlah lalu lintas harian rata-rata harian sudah mencapai 275 ribu kendaraan.
“Sudah mendekati normalnya yakni sekitar 300 ribu. tinggal 8 persen lagi dibandingkan periode yang sama sebelum pandemi,” beber General Manager RO 3 JTTRD, Hendri Taufik di Surabaya, Selasa (19/4/2022).
Hendri juga memprediksi akan terjadi penumpukan kendaraan di ruas tol Surabaya-Gempol pada arus mudik Lebaran 2022 nanti. Dan puncak kepadatan arus mudik Jatim itu akan terjadi pada H-3 Lebaran.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tol”]
“Akan ada 268.142 mobil diprediksi akan memadati ruas tol Surabaya-Gempol saja. Untuk itu kami sudah menyiapkan skenario yakni pengalihan kendaraan ke arteri Porong dulu sepanjang 7 Km lalu kemudian bisa masuk tol lagi,” bebernya.
Rekayasa lalu lintas juga akan dilakukan atas diskresi kepolisian. Dan akan dilakukan saat terjadi kepadatan pada gerbang-gerbang tol utama di Jalan Tol Surabaya-Gempol, seperti GT Kejapanan Utama, Waru Utama dan Sidoarjo 2.
“Oleh karena itu, kami mengimbau pengguna jalan untuk keluar sebelum gerbang-gerbang utama, agar tidak terjebak antrean di gerbang tol,” katanya.
Diprediksi puncak arus mudik melalui tol dari Jawa Timur terjadi pada 29 April 2022 atau H-3 Lebaran, sedangkan arus balik diprediksi sebanyak 282.500 kendaraan akan kembali ke Surabaya, dengan puncak arus balik pada 8 Mei 2022 atau H+5 Lebaran. [rea]






