Bangkalan (beritajatim.com) – Warga Desa Kedungdung, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, dikagetkan dengan penemuan mayat di bibir pantai setempat. Diduga, mayat itu merupakan nelayan asal Kabupaten Sampang, yang hilang sejak 12 hari yang lalu.
Kanit Reskrim Polsek Modung, Bripka Ach Fauzi mengatakan, pihaknya sudah mengevakuasi korban ke Puskesmas Kedungdung. Setelah ditelurusi, korban berinisial ES (29) warga Desa Bukpote, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang.
“Orang tua korban datang dan melihat mayat tersebut. Dari ciri dan baju yang dikenakan korban, orangtua memastikan itu mayat anaknya,” ujarnya, Senin (15/5/2023).
Ia juga mengatakan, orang tua korban mengaku anaknya hilang sejak 12 hari yang lalu saat melaut. Perahu yang digunakan korban untuk mencari ikan juga ditemukan terbalik, sedangkan korban terseret arus hingga ke Bangkalan.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/pilkades-di-malang-calon-petahana-banyak-yang-tumbang/
“Sudah 12 hari hilang saat melaut, orang tua korban bersama nelayan sudah mencari namun tidak ditemukan,” imbuhnya
Kini, pihak keluarga sudah membawa jenazah nelayan tersebut dan menolak untuk diotopsi meskipun kondisi korban ditemukan sudah rusak.
“Karena keluarga menolak otopsi maka korban dibawa ke rumah duka di Kabupaten Sampang untuk dikebumikan,” pungkasnya. [sar/but]






