Pasuruan (beritajatim.com) – Hidup sebatang kara, pria asal Kota Pasuruan ditemukan meninggal dunia di ruang tamu rumahnya. Diduga, korban nekat mengakhiri hidup akibat depresi.
Korban diketahui bernama Aliono (36), warga Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.
Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaedi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada pukul 09.00 WIB. Jasad Aliono ditemukan adiknya, Sholichatin, yang saat itu ke rumah korban untuk mengantar makanan.
“Korban sehari-hari memang tinggal sendiri di rumahnya. Saat itu, adik korban datang ke rumah untuk dibawakan makanan,” kata Junaedi, Kamis (12/10/2023).
BACA JUGA:
Total 24 Ribu Ayam Terpanggang, Pemilik Asal Pasuruan Merugi Rp2 Milyar
Diketahui, korban meninggal dalam posisi tergantung pada daster warna kuning dengan panjang kurang lebih dua meter. daster yang menyerupai tali tersebut digantungkan ke sarang burung di ruang tamu.
Pada tubuh korban ditemukan luka jerat di bagian leher. Tak hanya itu, korban juga mengeluarkan air liur dan gigi mengigit serta keluar feses atau kotoran.
BACA JUGA:
Ada Fakta Baru Dalam Sidang BBM Ilegal di Pasuruan
“Korban mempunyai riwayat sakit jantung dan korban tidak mempunyai sanak keluarga. Kemungkinan korban depresi akibat penyakitnya yang tak kunjung sembuh,” tambah Junaedi.
Dari kejadian tersebut, polisi mengamankan tali berupa daster berwarna kuning dengan ukuran dua meter. Polisi juga mengamankan kursi kayu dan juga pakaian korban. [ada/beq]






