Surabaya (beritajatim.com) – Kejadian yang menimpa Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Anang Ahmad Syaifuddin terkait tidak hafalnya teks pancasila saat membacakannya di depan demonstran pada Rabu (7/9) kemarin, cukup membuat heboh jagat maya. Sebenarnya, kasus serupa sering kali terjadi. Baik oleh pejabat, publik figur ataupun masyarakat luas.
Buntut dari salah ucap saat membacakan pancasila itu, Syaifuddin memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan yang saat ini ia emban. Pengunduran dirinya itu ia sampaikan secara langsung, saat memimpin rapat paripurna DPRD, Senin (12/9).
Sebenarnya, adakah sanksi atau regulasi yang mengatur secara khusus pemberian sanksi terhadap individu, pejabat maupun masyarakat sipil yang tidak hafal Pancasila? Sampai hari ini, tidak ada regulasi yang mengatur adanya sanksi, jika seseorang tidak hafal pancasila.
Meski tidak ada sanksi secara yuridis, namun secara moral, seseorang WNI (Warga Negara Indonesia), terlebih jika dia adalah pejabat negara, tentu sudah sepatutnya bisa meminimalisir kesalahan pelafalan pancasila di depan publik. Sebab, ia adalah tokoh yang menjadi panutan.
Adanya fenomena tidak hafal teks pancasila oleh pejabat ini, bahkan tidak jarang menuai cibiran dari masyarakat, secara langsung maupun di sosial media. Setidaknya, sampai hari ini, baru ada sanksi moral, baik berupa rasa malu, cibiran maupun ejekan dari orang lain.
[berita-terkait number=”5″ tag=”viral”]
Mari kita ulas kembali, deretan kejadian viral, dimana seseorang salah melafalkan teks pancasila bahkan tidak hafal butir dari Dasar Negara Indonesia ini.
1. Finalis Putri Indonesia 2020
Masih ingat, kejadian finalis Putri Indonesia 2020, Kalista Iskandar yang salah membacakan teks Pancasila saat ditanya oleh juri tamu, ketua MPR RI, Bambang Soesatyo dalam acara siaran langsung televisi nasional? Kejadian tersebut juga viral dan menuai beragam respon, dari yang memakluminya sampai mencibirnya.
2. Calon Hakim
Kita mundur di tahun 2013, seorang calon hakim Mahkama Konstitusi, Djafar Albram salah menyebut isi sila pancasila pada momen tes yang ia ikuti di gedung Kompleks Parlemen Senayan, kejadian itu juga sontak viral di media sosial dan lagi-lagi menuai beragam komentar.
3. Kakek Kupang
Juga ada kejadian masyarakat sipil, yakni seorang kakek dari Kupang, yang tidak hafal teks Pancasila, ketika tampil bersama Presiden Jokowi dalam acara bagi-bagi sertifikat tanah di Kupang. Momen ini, juga sempat viral, namun berbeda dengan respon pada kejadian sebelumnya. Tidak hafalnya sang kakek dengan teks Pancasila justru mengundang gelak tawa dari penonton. (Jhn/ian)





