Gresik (beritajatim.com)- Haul ke 555 ibu asuh Sunan Giri, Nyai Gede Pinatih di pesareannya dihadiri ratusan warga. Sambil menggelar doa bersama, pengurus yayasan setempat juga menyantuni puluhan anak yatim piatu.
Dalam sejarah Bandar Grisse (Gresik) di abad ke 15. Nama Nyai Gede Pinatih sudah sangat terkenal bagi saudagar nusantara. Janda kaya raya itu, sangat dihormati oleh kerajaan Majapahit. Terbukti, ibu asuh Sunan Giri tersebut, diangkat sebagai kepala Syah Bandar Gresik.
Salah satu pengurus Pesarean Nyai Gede Pinatih Mohammad menuturkan, kegiatan haul ini sebagai bentuk meneladani jasanya dalam penyebaran agama Islam di Pulau Jawa khususnya di Gresik.
“Nyai Gede Pinatih adalah tokoh wanita Islam Gresik yang mempunyai peranan penting dalam sejarah perjalanan hidup Sunan Giri. Dia adalah ibu asuh Sunan Giri sampai beranjak dewasa,” ujarnya, Minggu (15/05/2022).
Ia menambahkan, haul yang digelar ini juga sebagai bentuk ikhtiar memohon kepada Allah SWT agar pandemi covid-19 di Indonesia cepat sirna dan kehidupan normal kembali. “Biasanya kegiatan haul ini digelar banyak acara. Namun, karena masih suasana pandemi kami gelar sehari,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu peserta haul Nyai Gede Pinatih, Yudhi Dwi Anggoro menuturkan, dirinya ikut ‘Ngalam Berkah’ (mendapatkan barokah) di kegiatan haul tersebut. Pasalnya, kegiatan tersebut sempat ditiadakan karena tingginya kasus covid-19. “Dalam buku sejarah Islam kehidupan Nyai Gede Pinatih patut diteladani. Mendidik Sunan Giri hingga dewasa untuk menyebarkan siar agama islam,” pungkasnya. [dny/kun]






