Surabaya (beritajatim.com) – Tak dapat dipungkiri, hampir semua orang mengonsumsi dan menyukai ayam. Selain rasanya yang enak, ayam merupakan daging yang mudah untuk diolah menjadi berbagai macam masakan. Lain dengan daging sapi, harga daging ayam juga dirasa lebih terjangkau.
Secara nutrisi, daging ayam memang memiliki banyak gizi, dengan kandungan protein tinggi namun rendah lemak. Meskipun begitu, terlalu sering bahkan setiap hari mengonsumsi ayam juga memiliki dampak negatif. Seperti hal-hal di bawah ini.
Kelebihan protein
Sudah dijelaskan bahwa daging ayam memiliki kandungan protein yang tinggi. Apabila dikonsumsi setiap hari, tubuh akan mengalami kelebihan protein. Sehingga protein yang menumpuk tersebut akan berubah menjadi lemak. Maka meskipun daging ayam rendah lemak, ujung-ujungnya tetap akan menghasilkan lemak juga apabila berlebihan. Hal ini akan menyebabkan kenaikan berat badan hingga berujung pada obesitas.
Serangan jantung
Masih berhubungan dengan penumpukan protein yang berubah menjadi lemak, maka ini sama halnya dengan menyimpan banyak kolestrol dalam tubuh. Kolestrol akan menganggu aliran darah dan mempengaruhi kesehatan jantung kalian. Serangan jantung bisa datang kapan saja tanpa ada gejala, begitu juga dengan potensi terkena stroke.
Sakit kepala
Untuk dampak yang satu ini, bukan disebabkan oleh semua jenis ayam, namun lebih kepada ayam boiler. Ini karena ayam boiler menyimpan berbagai residu obat kimiawi yang dapat berakibat buruk bagi tubuh. Seperti sakit kepala dan masalah neurologis lainnya.
Kebal antibiotik
Masih pada ayam boiler yang memiliki kekebalan tubuh yang rendah, sehingga banyak peternak yang menyuntikkan antibiotic pada mereka, inilah yang akan berpengaruhpada tubuh manusia. Apabila kalian secara terus-menerus mengonsumsi ayam yang mengandung residu antibiotik, maka lama-kelamaan kalian sendiri yang akan menjadi kebal terhadap antibiotik. Padahal antibiotic sangat bergunaa saat kalian mengalami infeksi, demam, dan melawan penyakit lainnya.
Umur lebih pendek
Bahaya lainnya adalah meningkatkan risiko kematian. Sebuah studi oleh The BMJ pada tahun 2019 mengatakan bahwa perempuan akan memiliki risiko kematian 13 persen lebih tinggi saat memakan ayam goreng lebih dari satu porsi dalam sehari. Hal ini dibandingkan dengan mereka yang tidak makan gorengan.
Dampak buruk ini bukan berarti kalian tidak bisa memakan ayam. Makanlah ayam secukupnya dan diimbangi dengan olahan gizi lainnya. Karena sejatinya, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.(mnd).






