Bangkok (beritajatim.com) – Tim piala Thomas Indonesia berhasil menumbangkan tuan rumah Thailand dengan skor meyakinkan 4-1yang digelar di Bangkok Thailand Senin 9 Mei 2022 malam hingga jelang tengah malam Selasa 10 Mei 2022.
Dalam tunggal pertama pembulutangkis no 5 Dunia Anthony Sinisuka tumbang oleh pebulutangkis tuan ruma Thailand Kunlavut Vitidsarn lewat pertarungan rubber set 12-21, 21-15 dan 9-21.
Untung pasangan syarat pengalamanThe Daddies Muhammad Ahsan / Hendra Setiawan berhasil menumbangkan Chaleompon Charoenkitamon / Nanthakarn Yordphalsong dengan angka kemenangan 21-12, 26-28, 21-11.
Kemenangan Indonesia pun terus terjadi ketika tunggal putra, Jonatan Christie menggasak pebulutangkis Thailand Kantaphon Wangcharoen dua set langsung 22-20 dan 21-18.
Pasangan ganda putra baru Bagas Maulana dan Kevin Sanjaya juga tak diragukan meski baru berpasangan oleh pelatih Herry IP berhasil mengalahkan ganda putra Thailand Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul tumbang lewat dua game langsung 24-22, 21-11.
Dan Indonesia akhirnya memastikan kemenangan atas Tim Thailand lewat kemenangan Shesar Hire Rhustavito yang mengalahkan Sitthikom Thammasin dengan skor 21-19, 21-14.
Kemenangan Rhustavito itulah membukukan Indonesia menang atas Thailand 4-1 dan Indonesia dipastikan lolos ke perempat final dan akan memperebutkan status juara Grup a antara Indonesia vs Korea Selatan pada Rabu 11 Mei 2022.
Kevin/Bagas Pasangan Ditunggu Penggemar Bulutangkis
Pasangan Kevin/Bagas yang beru saja dipasangkan oleh coach Herry IP memukau publik.
Menanggapi pasangan baru pelatih dengan julukan naga api ini mengungkapkan menurunkan Kevin/Bagas adalah demi strategi.
“Kita menurunkan susunan formasi yang berbeda dengan kemarin saat melawan Singapura. Itu semuanya demi strategi,” kata Herry.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bulutangkis”]
Alasan perubahan ini karena para pemain perlu beradaptasi dengan kondisi lapangan di Impact Arena yang berangin. Kondisi angin di arena saat dipakai bertanding berbeda dengan saat berlatih. Apalagi, pemain masih terbawa suasana dengan hembusan angin kencang saat bertarung dalam Kejuaraan Asia di Manila, pekan lalu.
“Saat latihan dan tanding di Impact Arena, kondisi hembusan anginnya berbeda. Kemarin saat latihan, penyejuk ruangan belum diaktifkan penuh. Jadi pemain perlu dan harus bisa beradaptasi dengan hembusan angin saat bertanding. Makanya, semua pemain perlu turun bertanding,” ujar Herry.
“Karena itu, tujuh pemain yang saya bawa harus saya mainkan semuanya. Agar mereka bisa cepat beradaptasi dan merasakan bagaimana atmosfer arena pertandingan dengan baik,” tutur Herry dikutip melalui laman pbsi.id.
Demi tujuan adaptasi dan memberi kesempatan semua pemain bertanding, Herry pun perlu melakukan rotasi. Fajar Alfian/Muh. Rian Ardianto yang sudah tampil ketika melawan Singapura, diistirahatkan. Pun dengan Muh. Shohibul Fikri.
Herry pun kemudian memberikan kesempatan kepada Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan untuk bertanding melawan tuan rumah Thailand. Juga dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo yang bakal mendapat pasangan baru bersama Bagas Maulana, pasangan asli Fikri.
“Kevin/Bagas juga sering latihan bareng. Kevin bermain depan sebagai playmaker perlu didukung pemain bertipe killer atau tukang gebuk dari garis belakang dan itu dimiliki Bagas,” ucap Herry.
Menurut Herry, dengan tujuh pemain yang dibawa, sejak dari Jakarta dirinya sudah melakukan simulasi untuk menyusun komposisi dan formasi sektor ganda. Siapa bakal diduetkan dengan siapa, semua sudah ada gambarannya.
“Dengan mengacak, kekuatan kita jadi tidak mudah dibaca lawan. Selain itu, kita juga bisa memilki komposisi dan formasi pasangan yang banyak. Ini juga agar lawan makin bingung setiap bertemu kita,” tukas Herry. (ted)






