Sumenep (beritajatim.com) – Hasil assesment (penilaian kompetensi dan potensi) seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep telah diumumkan ke publik.
Dari 8 peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti assesment, 1 di antaranya tidak hadir karena mengundurkan diri. Sementara dari hasil assesment yang diikuti 7 pelamar, 6 orang dinyatakan memenuhi syarat (MS), dan 1 orang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Benny Irawan mengatakan, 6 pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat, akan mengikuti tahapan seleksi berikutnya, yakni penulisan makalah dan tes wawancara.
“Tahap seleksi untuk 6 calon Sekda itu dilaksanakan di Surabaya hari Jumat dan Sabtu, 6 dan 7 Februari 2026,” terangnya, Kamis (05/02/2026).
Enam peserta yang dinyatakan lolos assesment adalah Achmad Dzulkarnain (Kepala Bakesbangpol), Agus Dwi Saputra (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa), Chainur Rasyid (Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian), Ferdiansyah Tetrajaya (Kepala Badan Pendapatan Daerah), Mohamad Iksan (Kepala Dinas Pendidikan), dan R. Abd. Rahman Riadi (Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak).
“Keputusan panitia seleksi ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Namun kami pastikan, seluruh proses seleksi dilaksanakan secara terbuka dan transparan,” tandas Benny.
Tim panitia seleksi (pansel) calon Sekda sebanyak lima orang. Ketua pansel berasal dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur, dengan anggota dari BKPSDM Provinsi Jawa Timur serta tiga akademisi.
Seleksi terbuka yang dilakukan tim pansel akan menghasilkan tiga nama calon Sekda. Nama-nama tersebut kemudian diserahkan ke Bupati, untuk dipilih satu nama yang menjadi Sekda Sumenep.
Hasil akhir 3 besar tersebut akan diumumkan pada 18 Februari 2026 di laman resmi BKPSDM Sumenep dan ASN karier BKN. (tem/but)






