Tuban (beritajatim.com) – Sebanyak sembilan purnawirawan Polres Tuban menjalani momen haru saat diantar menggunakan becak usai mengikuti prosesi wisuda purna bhakti pada periode Januari-Desember 2024. Tradisi ini menjadi penghormatan terakhir bagi mereka yang telah mengabdikan diri sebagai anggota Polri.
Dalam prosesi yang digelar di Mapolres Tuban, para purnawirawan didampingi istrinya dan diantar langsung oleh Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsuddin keluar dari gerbang Mapolres Tuban dengan penuh haru dan rasa hormat.
Kapolres Tuban, AKBP Oskar Syamsuddin, menjelaskan bahwa tradisi ini adalah bentuk penghormatan dan penghargaan tulus bagi para anggota yang telah pensiun setelah bertahun-tahun mengabdi kepada negara dan masyarakat.
“Pelepasan wisuda purna bhakti pada hakekatnya merupakan penghargaan yang tulus dan ungkapan rasa hormat yang setinggi-tingginya dari kesatuan kepada anggota yang memasuki masa pensiun,” ujar Oskar.
Sebanyak sembilan purnawirawan Polri dan satu purnawirawan PNS Polres Tuban menjadi bagian dari prosesi ini.
Wisuda purna bhakti diawali dengan pengalungan medali oleh Kapolres Tuban kepada para wisudawan. Kemudian, mereka menerima piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Tuban, Ny. Raudiah Oskar.
“Tak hanya itu, purna bakti sebagai pengikat tali persaudaraan serta ikatan batin para purnawirawan beserta keluarga terhadap anggota yang masih aktif sebagai generasi penerusnya,” jelas Oskar.
Kapolres Tuban juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah mengabdikan diri dengan dedikasi dan profesionalisme tinggi selama bertugas.
“Meskipun sudah purna, Polres Tuban selalu terbuka untuk rekan-rekan, serta menerima kritik, saran, dan masukan guna Polri ke depan,” tegasnya.
Acara ini diakhiri dengan sesi kenang-kenangan dan doa bersama, mengiringi harapan agar para purnawirawan dapat menikmati masa pensiun dengan kehidupan yang lebih baik. [ayu/beq]






