Surabaya (beritajatim.com) – Memperingati hari Perempuan Internasional setiap tanggal 8 Maret salah satunya bisa dengan merefleksikan kembali perjuangan kesetaraan lewat film.
Menyuarakan ketidaksetaraan gender yang dialami para perempuan tidak hanya selalu diutarakan lewat aksi demo, namun juga bisa lewat beberapa film berikut ini.
Mulan
Dalam film berjudul Mulan ini, Mulan adalah cewek pemberani dari karakter Disney yang rela berperang menjadi ganti sang ayah untuk melindungi keluarga dan republiknya.
Meski masyarakat sekitar justru mengharapkan Mulan tumbuh sebagai gadis pesolek, namun dirinya gigih memperjuangkan perannya.
Kill Bill
Tidak selamanya cewek hanya akan diam juga pasrah jika disakiti dan ditindas. Film ini menceritakan sosok Beatrix yang sudah koma bertahun-tahun akibat disakiti. Beatrix lalu memutuskan untuk balas dendam pada Bill demi memperjuangkan hak-haknya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”film”]
The Hunger Games
Melalui film ini ada sosok perempuan tangguh bernama Katniss Everdeen. Bahkan tak tanggung-tanggung, sosok Katniss Everdeen si pemberani yang melawan pemerintah capital kejam dan semena-mena.
Everdeen bahkan siap jadi pemimpin, meskipun mengorbankan dirinya dan meninggalkan keluarga. Ia merupakan sosok perempuan yang mampu melawan ketimpangan.
Siti
Siti berusia 24 tahun dengan segenap tanggung jawab yang mesti diemban. Siti mesti menafkahi anak, ibu mertua, juga sang suami.
Siti seolah jadi refleksi kehidupan perempuan Indonesia yang masih dibatasi ketidaksetaraan gender. Melalui film ini, Anda bisa menyaksikan perjuangan Siti menghadapi lingkungan rumah dan kerja.
Marlina the Murderer in Four Acts
Film ini mengisahkan tentang Marlina yang bertekad mencari keadilan untuk dirinya yang diperkosa. Film ini sukses menyabet 19 penghargaan sebab berani menyorot berbagai isu perempuan yang kadang masih disepelekan, termasuk pemerkosaan. Bukan hanya itu, Marlina juga menunjukkan jika perempuan itu tidak lemah dan mampu melawan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”perempuan”]
Miss & Mrs Cops
Berkisah tentang dua polisi wanita yang bekerja sama guna mengungkap kasus perekaman video secara ilegal. Film tersebut mengajak Anda untuk lebih peduli terhadap korban pelecehan seksual, khususnya korban wanita. Bukan hanya itu, film ini juga mengajak para lelaki untuk tak menganggap remeh perempuan.
Mother
Menceritakan sosok seorang single parent yang bertahun-tahun membesarkan putranya yang menderita keterbelakangan mental seorang diri.
Pada satu hari putranya dituduh membunuh seorang gadis. Film ini seolah jadi petunjuk jika perempuan mampu berjuang seorang diri demi menegakkan keadilan.
Selamat hari perempuan Internasional untuk tahun 2022! Beberapa film itu bisa disaksikan untuk merefleksikan momentum ini. (dan/ian)






