Surabaya (beritajatim.com) – Harga tiket Timnas Indonesia melawan Palestina di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, 14 Juni 2023 mendatang, dipastikan berbeda dengan harga tiket kontra Argentina di Jakarta pada 19 Juni mendatang.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua PSSI Jatim Amir Burhannudin jika harga tiket timnas di Surabaya akan disesuaikan dengan kondisi suporter yang ada di Surabaya. Rencananya pada 5 Juni 2023 mendatang, Ketua PSSI Pusat, Erick Tohir akan memberikan keterangan resmi di Surabaya sembari melakukan kunjungan ke Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. “Tentu lebih murah di Surabaya untuk harga tiketnya, nanti akan diumumkan oleh ketum ketika kunjungan di Kota Surabaya,” ungkap Amir.
Lebih lanjut dikatakan oleh Amir, nantinya kapasitas stadion yang seharusnya 55 ribu penonton ini, tidak akan diisi penuh. Namun, hanya akan menyediakan 40 ribu kapasitas untuk suporter, baik untuk tribun ekonomi maupun VIP. “Kapasitas kita hanya 40 ribu penonton, jadi tentu tidak seperti seharusnya yang berkapasitas 55 ribu penonton,” imbuhnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Tohir mengatakan dalam konferensi persnya di Jakarta, harga tiket Indonesia melawan Palestina akan diumumkan 5 Juni mendatang bersamaan dengan kunjungannya melihat kesiapan Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. “Kita pemimpin harus turunlah, harus siap kepastian lapangan sesuai dengan standar. Baru kita umumkan di Surabaya berapa harga tiket yang akan dijual,” jelas Erick sebelumnya.
BACA JUGA:
Suporter Harap Harga Tiket Timnas Indonesia Vs Palestina Ramah di Kantong
Sementara sebelumnya, PSSI sudah merilis harga tiket pertandingan Indonesia melawan Argentina dengan nilai termurah dijual sebesar Rp 600 ribu, dan yang termahal dibandrol dengan harga Rp 4.250.000. (way/kun)






