Pamekasan (beritajatim.com) – Keberadaan Mauricio Ferreira de Souza sebagai juru taktik Laskar Sape Kerrab, diharapkan dapat mengembangkan pemain muda melalui Madura United Football Academy (MUFA).
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina seputar kedatangan pelatih berkebangsaan Brasil, kelahiran 13 Maret 1974 yang akrab disapa Mauricio Souza.
“Ada beberapa program kepelatihan yang disepakati dengan Coach Mauricio. Madura United sedang serius untuk mengembangkan Madura United Football Academy (MUFA),” kata Annisa Zhafarina, Senin (1/5/2023).
Terlebih selama ini, mantan asisten pelatih Athletico Paranaense dan pelatih Vasco Da Gama, juga sempat menangani pemain kelompok umur di dua klub berbeda di Brasil, yakni Betafogo hingga Vasco da Gama Brasil.
“Salah satu proposal dari Mauricio adalah rencana pengembangan MUFA secara profesional. Keberadaan Mess pemain untuk MUFA dan MUTG adalah supporting sistem dari Manajemen Madura United,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, Mauricio Souza juga terpilih salah satunya karena memiliki profil konkrit seputar kepiawaiannya dalam menangani pemain muda. “Selain klausul untuk meningkatkan prestasi Madura United sebagai tim peserta Liga 1, juga ada klausul untuk pengembangan pemain muda melalui MUFA,” jelasnya.
Bahkan pihak manajemen juga mengagendakan seluruh pemain hingga pelatih yang menjadi bagian dari skuad Madura United 2023-2024, mulai berkumpul pada pertengahan Mei 2023 mendatang.
“Jika tak ada perubahan, tanggal 15 Mei 2023 sudah berkumpul semua di Pamekasan. Hal itu sesuai dengan arahan presiden klub (Achsanul Qosasi),” pungkasnya. [pin/kun]






