Bojonegoro (beritajatim.com) – Koleksi barang-barang bersejarah di Museum Rajekwesi Kabupaten Bojonegoro terbengkalai. Sebelumnya, Museum Rajekwesi berada di kompleks perkantoran Dinas Pendidikan (Disdik) di Jalan Pattimura. Namun, setelah gedung Disdik dibangun bangunan museum dihancurkan.
Barang-barang koleksi museum dititipkan di Sekolah Dasar (SD) Model Terpadu (MT) Kabupaten Bojonegoro. Pemindahan dilakukan pertengahan bulan Juli 2013. Barang-barang bersejarah tersebut sebelumnya juga akan dipindahkan ke rumah tua di Kecamatan Padangan. Rencana pemindahan sudah sejak 2020 lalu.
Namun, kini beredar surat dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro yang akan melakukan pemindahan barang-barang bersejarah tersebut di Mess Persibo milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bojonegoro.
Dalam surat yang beredar tersebut berisi ‘menindaklanjuti Berita Acara Serah Terima Barang Milik Daerah Nomor 520/751/412.221/2021 tanggal 2 Juni 2021 maka sambil menunggu proses terbitnya SK Pengalihan Aset Gedung Wisma Pertanian (Mess Persibo), bersama ini kami mohon izin untuk mengadakan pembersihan dan penempatan barang- barang koleksi Museum Rajekwesi mengingat pertimbangan keamanan barang-barang tersebut. Selanjutnya bila disetujui kami bisa diberikan kunci gedung’.
Dalam surat tersebut bertanda tangan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro Budiyanto. Namun, jurnalis beritajatim.com belum mendapat konfirmasi langsung karena saat dihubungi tidak memberikan jawaban.
[berita-terkait number=”4″ tag=”museum-rajekwesi”]
Sementara itu Ketua Yayasan SD MT Bojonegoro Dul Wachid mengungkapkan, selama ini benda-benda museum yang dititipkan masih tersimpan. Pihak sekolah sendiri, kata dia, tidak ada rencana menggunakan tempat yang dipakai untuk menyimpan benda-benda peninggalan sejarah itu untuk keperluan lain.
“Belum ada rencana untuk dipakai keperluan lain, tapi kalau (barang-barang museum) mau diambil silakan. Jadi tempat yang dipakai itu bisa dipakai untuk kegiatan lain,” ujarnya, Senin (14/3/2022).
Barang-barang koleksi Museum Rajekwesi diantaranya batu arca, pusaka berupa keris, fosil, prasasti dan lain sebagainya. Benda-benda tersebut kini disimpan di luar gedung di komplek SDMT Desa Sukowati, Kecamatan Kapas. “Tempat penyimpanan sekarang di luar, tetapi sudah ada payon (atap),” pungkasnya. [lus/ted]






