Surabaya (beritajatim.com) – Mewaspadai sebaran virus influenza A subclade K atau yang dikenal super flu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta warga dan tenaga kesehatan tingkat puskesmas lebih siaga menghadapi ancaman penyakit menular tersebut.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan bahwa untuk mendeteksi dan mengantisipasi gejala super flu, warga yang sedang merasa sakit meriang atau demam segera memeriksakan diri.
“Saya berharapnya kalau ada (warga) yang dalam waktunya cepat badan merasa tidak enak atau apa, segera melaporkan aja,” kata Eri Cahyadi, Senin (5/1/2026).
Eri mengatakan sampai saat ini dirinya belum menerima laporan adanya warga yang terpapar super flu. Kendati demikian, dengan meningkatnya mobilitas warga menikmati musim libur natal dan tahun baru, dia telah berkoordinasi dengan puskesmas dan rumah sakit untuk melakukan deteksi dan pelaporan secara berkala kepada pemkot.
“Jadi kita siapkan, yang di puskesmas-puskesmas, kita juga koordinasi antar rumah sakit untuk menyampaikan, jikalau dalam pemeriksaan itu ada hal yang seperti itu, segera dilaporkan dan kita lakukan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Eri.
Perlu diketahui, sejauh ini lebih dari 80 negara telah melaporkan temuan kasus super flu, termasuk di kawasan Asia seperti China, Korea Selatan, Jepang, Singapura, dan Thailand yang mulai mendeteksinya sejak Juli 2025.
Tren penyebaran ini pun telah mencapai Indonesia, di mana Kementerian Kesehatan mencatat kemunculan perdana varian tersebut pada Agustus 2025 lalu.
Dan berdasarkan hasil pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) hingga akhir Desember 2025, tercatat sebanyak 62 kasus influenza A subclade K (super flu) telah tersebar di delapan provinsi, dengan konsentrasi tertinggi ditemukan di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.
Adapun secara umum gejalanya serupa dengan flu musiman, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan. Kendati demikian, super flu ini patut diwaspadai bila menyerang anak-anak dan lansia karena memiliki tingkat keparahan yang jauh lebih berat. (rma/)






