Bondowoso (beritajatim.com) – AGF (22), warga Desa Karangmelok, Kecamatan Tamanan,k Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, babak belur dikeroyok teman-temannya sesama anak punk, seusai buang air besar. Polisi sudah menangkap dua orang tersangka pengeroyokan.
Pengeroyokan terjadi pada Minggu (18/12/2022) sore. Saat itu AGF bersama sejumlah temannya yang berlatar belakang komunitas punk merayakan acara Anniversary Outsider, di salah satu kafe di Kecamatan Curahdam. Mereka menenggak minuman keras.
Pukul 16.00 WIB, AGF kebelet buang air besar. Ia kemudian meminjam sepeda motor dari AV, kawannya, untuk bergegas ke sungai. Lega menunaikan hajat, AGF kembali ke kafe itu. Namun ia lupa mengembalikan kunci sepeda motor kepada sang pemilik.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pengeroyokan”]
AGF baru kebingungan saat AV meminta kunci sepeda motornya. Ia mengaku lupa menaruh kunci itu di mana. Kondisi AGF yang bingung mencari kunci rupanya malah memicu emosi AV dan teman-temannya. Tak menunggu lama, mereka mengeroyok AGF.
Dikeroyok seperti itu, AGF tak berdaya. Wajahnya mengalami luka lebam. Kulit bagian belakang kepala pun robek. Dia dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Koesnadi Bondowoso. Polisi pun bergerak menangkap AV, warga Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan, dan MA, warga Desa Sukowiryo, Kecamatan Bondowoso.
“Mereka kami jerat dengan Pasal 170 ayat (1), ayat (2) ke 1e, 2e Subs 351 ayat (2) Jo 55 KUHP tentang dugaan tindak pidana pengeroyokan,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminalitas Kepolisian Resor Bondowoso Ajun Komisaris Agus Purnomo, Senin (19/12/2022). [wir/suf]






