Sampang (beritajatim.com) – H+3 Lebaran 2023, pelabuhan penyeberangan Tanglok di Kelurahan Banyuayar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, padat penumpang. Rata-rata para penumpang hendak menyeberang ke Pulau Mandangin.
Pantauan di lokasi, kepadatan penumpang diperkirakan masih akan berlangsung hingga H+7 Lebaran.
Kasatpolairud Polres Sampang, Iptu Catur Raharjo, mengimbau kepada pemilik kapal penyeberangan untuk memperhatikan keselamatan penumpang. Dia mengingatkan agar kapal tidak sampai overload atau kelebihan muatan.
“Jika sampai overload sangat membahayakan, jadi kami imbau kepada pemilik kapal untuk memperhatikan keselamatan penumpang,” terangnya, Selasa (25/4/2023).
Catur menjelaskan, kapal penyeberangan Sampang-Mandangin juga dipadati oleh para santri yang saat ini musim liburan. Selain itu aktivitas harian yakni adanya pedagang untuk belanja ke Sampang.
Baca Juga:
Pelat B, T, F, Hingga KT Mulai Bermunculan di Sampang
“Penuhnya kapal penyeberangan ini bukan karena pemudik atau arus balik saja, tetapi memang kapal penyeberangan merupakan alat transportasi utama warga di kepulauan Mandangin,” tegasnya.
Sementara menurut Basrowi, warga Mandangin menjelaskan, bahwa selama 7 hari pasca hari raya Idul Fitri, aktivitas warga di kepualauan Mandangin mengalami peningkatan. Semisal melakukan silaturahmi warga yang menuju daratan di Sampang atau sebaliknya.
“Memang aktivitas warga mengalami peningkatan untuk silaturahmi musim lebaran,” ujarnya.
Baca Juga:
Kendaraan Mudik Mulai Masuk Sampang, Lalu Lintas Padat
Ditanya apakah ada kenaikan tarif penyeberangan selama Hari Raya, Basrowi menegaskan masih seperti hari biasanya.
“Untuk sekali menyeberang setiap kepala dikenakan tarif Rp15 ribu, tetapi jika membawa kendaraan seperti roda dua yakni Rp40 ribu,” tandasnya. [sar/beq]






