Sidoarjo (beritajatim.com) – Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali memastikan Pemkab akan mengawal proses penyembuhan Achmad Rizal Kurdianto (5), anak penderita gastroschisis atau kelainan organ usus, asal Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin.
Gus Muhdlor, sapaan akrab Bupati Sidoarjo itu mengatakan, seluruh biaya operasi dan proses penyembuhan lanjutan pasca operasi akan ditanggung oleh Pemkab Sidoarjo.
[berita-terkait number=”5″ tag=”gus-muhdlor”]
“Hari ini saya memastikan untuk ananda Rizal dapat segera mendapatkan penanganan di Rumah Sakit dr. Soetomo Surabaya dan pemerintah akan terus mengawal pasca operasi, jangan sampai psikis anak terganggu sehingga si anak menjadi minder dan kehilangan keceriaannya,” ujarnya saat mengunjungi Rizal di kediamannya, Sabtu (19/2/2022).
Dalam kunjungan tersebut, Gus Muhdlor didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sidoarjo serta perangkat Desa Kedensari.
Kedatangan Gus Muhdlor selain memberikan bantuan secara langsung juga memastikan bahwa operasi Achmad Rizal bisa segera dilaksanakan lagi yang sesuai jadwal akan dilaksanakan Senin mendatang. Gus Muhdlor menambahkan saat ini keluarga Ahmad Rizal sudah mendapat bantuan dari pemerintah seperti bantuan PKH.
Ia pun berterima kasih atas informasi yang disampaikan media mengenai kondisi Achmad Rizal. “Teman-teman media sudah banyak membantu dalam mengidentifikasi masyarakat yang membutuhkan bantuan sehingga pemerintah bergerak untuk mengeksekusi seperti kasus adik Rizal ini. Ini tentunya sinergi yang baik sehingga informasi bisa diterima Pemerintah dengan lebih cepat dan akurat,” tuturnya.
Pemkab Sidoarjo turun tangan dalam membantu Ahmad Rizal karena kondisi ekonomi keluarganya cukup memprihatinkan. Eny Sofiyah, ibu kandung dari Ahmad Rizal, sehari-hari bekerja serabutan karena suaminya sudah lama meninggalkan keluarga pulang ke kampung halamannya di Lamongan.
“Banyak terima kasih atas kunjungan Bupati dan kepedulian Pemerintah dan merasa senang sudah diberikan kemudahan dalam proses pengobatan Rizal yang tertunda karena kondisi Rizal yang tidak memungkinkan” kata Eny.
Rizal yang merupakan putra keduanya terlahir dalam kondisi usus berada di luar tubuh, tidak langsung mendapatkan penanganan medis karena faktor ekonomi. Selain itu menurut hasil pemeriksaan medis belum dapat dilakukan tindakan operasi karena usianya belum mencukupi. Namun ketika di usia 3 tahun pun belum bisa dilakukan operasi karena kondisi tubuhnya yang masih terlalu kecil.
Pada kunjungannya ini Gus Muhdlor juga menjanjikan sepeda baru sebagai hadiah. Hal itu untuk penyemangat Rizal agar cepat sembuh. [isa/suf]







