Sidoarjo (beritajatim.com) – Bencana angin puting beliung yang melanda Kabupaten Sidoarjo, pada Minggu (23/10/2022) sore, mengakibatkan ratusan rumah warga rusak. Sebagian warga terpaksa tinggal di pengungsian untuk sementara waktu.
Merespon hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, pada Minggu malam, langsung mendirikan posko tanggap darurat di lokasi terdampak paling parah, tepatnya di Desa Ental Sewu dan Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran.
Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali atau Gus Muhdlor, saat mengunjungi para warga terdampak bencana di Desa Sidokepung mengungkapkan, negara melalui Pemkab akan hadir melakukan pendampingan untuk warga.
“Warga saya mohon tetap tenang, dan tabah. Nanti bisa segera melakukan pendataan di Posko yang sudah ada. Dihitung biaya kerusakannya berapa, nanti akan dibantu perbaiki sampai kondisinya jadi layak huni kembali,” ujar Gus Muhdlor di lokasi.
Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama dengan instansi terkait sedang melakukan pendataan awal untuk total kerusakan. Data sementara, 294 rumah mengalami kerusakan dengan rincian Desa Sidokepung 264 rumah, Desa Entalsewu 21 rumah, Desa Tanjungsari 2 rumah dan Desa Janti 3 rumah.
Petugas BPBD Kabupaten Sidoarjo sudah melakukan assessment di lokasi kejadian, berkoordinasi dengan perangkat desa setempat, dan melakukan pembersihan pohon tumbang karenan menutup akses jalan.
Sementara terkait posko yang sudah didirikan pada Minggu malam, difokuskan terlebih dahulu untuk penerimaan sembako yang nantinya akan diolah langsung oleh bagian dapur umum, untuk disalurkan ke warga. [isa/beq]







