Pasuruan (beritajatim.com) – Kabar terkait masuknya virus Omicron di Kabupaten Pasuruan mendapat tanggapan langsung dari Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf. Gus Irsyad mengakui bahwa baru-baru ini ada beberapa warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.
Pemkab Pasuruan bersama Dinkes terus memantau perkembangan terbaru penyebaran Covid-19. Namun, masih belum diketahui apakah masyarakat tersebut terkena varian Omicron.
“Untuk varian Omicron terus kita pantau. Kemarin memang ada satu, dua warga yang terkonfirmasi positif, tapi kan kita nggak punya alatnya buat memastikan, ” ujar Gus Irsyad.
Meskipun begitu, Gus Irsyad menyatakan jika masih menunggu hasil penelitian oleh Labkes Jatim. Terkait konfirmasi positif terbaru itu termasuk Covid-19 varian Omicron atau Delta.
“Sudah kita kirim sampelnya ke Labkes Provinsi. Nanti provinsi yang tahu, kita sudah kirim sampelnya. Tapi potensi tetap ada, ” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”varian-omicron”]
Bupati Gus Irsyad mengungkapkan jika kabar terkait dugaan penyebaran virus Omicron di Kabupaten Pasuruan diawali dari ditemukannya penularan virus Covid-19 kepada seorang pekerja migran dari luar negeri. Ketika ingin kembali ke negara asalnya di Hungaria, pekerja imigran itu justru terkonfirmasi positif covid.
“Warga yang terkonfirmasi positif kemarin ada pekerja migran yang masuk indonesia. Mereka mau balik ke Hungaria, sewaktu di Lawang dicek ternyata positif, baru itu kita dalami, ” ungkapnya.
Meskipun begitu, Pemerintah Kabupaten Pasuruan tetap waspada dan bersiap untuk menghadapi potensi penyebaran virus Omicron melalui percepatan vaksinasi dan pengetatan kembali protokil kesehatan masyarakat. Menurut Irsyad, puncak penyebaran virus ini akan terjadi di bulan Februari, sehingga warga khususnya Kabupaten Pasuruan tetap menjaga protokol kesehatan.
“Prediksi dari pusat, Februari nanti puncaknya varian Omicron, kemungkinan akan ada banyak kasus tapi tidak sebanyak varian Delta. Gejalanya juga lebih ringan dan masa inkubasinya tidak lama, ” pungkasnya. (ada/ted)






