Surabaya (beritajatim.com)– Pemilu 2024 sudah selesai dengan berbagai dinamika. Banyak pihak yang berpesan agar perbedaan tidak menjadi hal yang memicu perpecahan di kalangan masyarakat.
Melansir medsos Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pasuruan, Gus H M Nailurohman atau yang akrab disapa Gus Amak meminta warga untuk tak benci politik.
“Jangan membenci politik seakan kamu tidak membutuhkannya dan jangan fanatik terhadap politik seakan kamu tidak tahu isi di dalamnya,” katanya.
Menurutnya, semua telah menjalani ikhtiar maksimal dan proses adalah bagian terpenting. Karena dalam dunia politik banyak sekali jalan menuju kesuksesan.
Ia mengimbau untuk menyikapi apapun hasilnya dengan penuh husnudzon dan pasrah kepada Allah.
“Mari kita kawal bersama apa yang sudah menjadi janji-janji dan kita kritisi bersama apa yang seharusnya menjadi koreksi. Karena sistem demokrasi menempatkan suara siapapun menjadi sama,” paparnya.
Ia kemudian mengajak masyarakat untuk menghilangkan kebiasaan suudzon dan kembali membangun kualitas diri untuk lebih baik.
“Tugas kita adalah melahirkan generasi yang lebih terdidik, kritis dan memiliki kesalehan spiritual dan moral agar muncul pemimpin yang berlimpah dan lebih baik,” tutupnya. [aje]







1 Komentar
Politikus suka bermain dalam zona nyaman retorika tanpa melangkah keluar untuk bertindak