Surabaya (beritajatim.com) – Guru Besar UK Petra Surabaya Prof Sautma Ronni Basana Batubara menyoroti sikap konsumtif gen Z yang disebabkan adanya financial technology atau fintech.
Dalam orasi ilmiahnya, Prof Sautma menyoroti perilaku keuangan gen Z yang dikenal memiliki sikap konsumtif. Apalagi, mereka hidup di era serba canggih seperti saat ini, di mana bisa mendapatkan sesuatu dengan mudah.
“Terbiasa dengan teknologi dan banjir informasi di platform digital, gen Z seringkali terjebak dalam arus informasi yang cepat dan dangkal,” kata Prof Sautma, Selasa (9/7/2024).
Ia mengungkapkan, bahwa gen Z hanya fokus pada konten yang menarik di permukaan tanpa memahami lebih dalam. Hal itu menyebabkan literasi keuangan mereka terbilang masih rendah.
“Fokus mereka pada konten yang menarik tanpa memahami lebih dalam. Literasi keuangan masih rendah, membuat mereka sering mengambil keputusan keuangan yang kurang matang dan impulsif,” ungkapnya.
Selain itu, Prof Sautma menyebut jika sikap gen Z itu didukung oleh kemudahan pembayaran secara digital. Karena itu, ia menyarankan mereka untuk meningkatkan literasi keuangannya.
“Mereka dapat lebih mencari tahu topik-topik tentang perencanaan keuangan personal serta menerapkan evaluasi berkala untuk menavigasi road map keuangan personal. Sumbernya bisa lewat media-media yang kredibel,” pesannya.
Prof Sautma dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen dalam Rapat Terbuka Senat Universitas Kristen Petra dalam rangka pengukuhan profesor baru di Auditorium Gedung Q, kampus setempat. [ipl/ian]






