Malang (beritajatim.com) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang (UM) melangsungkan kegiatan pengabdian kepada para Guru Bahasa Indonesia SMA se-Kota Batu. Fokus kegiatan ini dalam kolaborasi produksi pementasan teater tradisional.
Ketua tim pengabdian, Dr. Karkono, M.A, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa tahap kegiatan. Dimulai workshop produksi pementasan, penguatan kompetensi penulisan naskah dan keaktoran, serta yang terakhir adalah pementasan.
“Kegiatan ini tujuan utamanya adalah memberikan tambahan pengalaman kepada para guru untuk melaksanakan pementasan teater. Dengan praktik produksi secara langsung, akan banyak ilmu yang diperoleh para guru dan peserta didik di lapangan,” ujar Karkono, Kamis (22/8/2024).
Selain itu, kegiatan di Batu tersebut bertujuan untuk menambah ruang apresiasi para guru, peserta didik, dan masyarakat umum terhadap kesenian teater. Menurutnya, jika semakin banyak pementasan maka akan banyak juga kesempatan masyarakat untuk memberikan apresiasi dan mencintai kesenian itu sendiri.
Salah satu anggota tim penelitian, Andhika Bagus, menuturkan bahwa tahapan kegiatan selanjutnya adalah pementasan. Pementasan akan dilaksanakan pada bulan September 2024 yang merupakan kolaborasi antara guru, peserta didik, dan dosen.
“Kami bersama sebagai bagian dari pelaksana kegiatan pengabdian. Kegiatan ini diharapkan dapat memberi manfaat langsung kepada para guru, baik dari segi keterampilan maupun keilmuan,” ungkap Andhika.

Selain Karkono, ada dosen lain di jajaran anggota pelaksana, yaitu Dr. Rully Aprilia Zandra, S.Pd, M.Pd., M.Sn., Jamila Wijayanti, S.Pd., M.Pd., dan Andika Bagus Nur Rahma Putra, S.Pd, M.Pd. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa untuk membantu pelaksanaan pengabdian sekaligus memberi ruang kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman kegiatan pengabdian Masyarakat.
Distri Adi Setiawan, S.S., guru di SMA Negeri 1 Batu merasa bersyukur dengan adanya workshop produksi pementasan. “Kami sangat bersyukur karena pada praktiknya, kami sangat membutuhkan ilmu dan keterampilan ini untuk kami terapkan di sekolah kami dan para peserta didik kami nantinya,” kata Distri Adi Setiawan yang juga sekaligus ketua MGMP Bahasa Indonesia SMA Kota Batu.
Tahap awal rangkaian kegiatan adalah Workshop produksi pementasan yang sudah dilaksanakan di SMA Negeri 1 Batu pada Sabtu (3/8) lalu. Saat ini, para guru dan peserta didik sedang melaksanakan proses produksi pementasan dengan mendapat pendampingan dari para dosen tim pelaksana pengabdian. (dan/but)






