Manchester (beritajatim.com) – Manchester City terancam nirgelar musim ini. Dari empat ajang utama, hanya Piala FA yang realistis masih bisa mereka kejar dengan progres putaran kelima. Mereka telah gagal di Piala Liga dan Liga Champions. Premier League? City tertinggal 17 poin dari Liverpool FC yang memimpin klasemen (44 poin berbanding 61 poin).
Meski masih ada peluang, tetapi itu nyaris mustahil. Apalagi, besok malam mereka bakal meladeni The Reds. Jika kalah, maka selisih angka menjadi 20. Guardiola semakin dekat dengan nirgelar kedua bersama City sejak debutnya musim 2016–2017.
Tetapi, mantan pelatih FC Barcelona dan Bayern Munchen itu tidak ingin pergi. Setidaknya, hingga kontraknya berakhir dua tahun lagi.
“Kita harus duduk bersama dengan tim dokter, fisio, pemain, hingga agennya. Itu untuk memperjelas kondisi bahwa ada pemain yang memang tidak bisa berlaga tiap tiga hari sekali,” papar Guardiola dilansir Sky Sports.
Pernyataan pelatih asal Spanyol itu merujuk pada banyaknya pemain City yang bergantian masuk ruang perawatan. Saat ini, ada empat pemain yang masih menjalani pemulihan cedera. Salah satunya Rodri yang cedera ACL sejak September tahun lalu. Dia diprediksi baru merumput awal Mei. Kehilangan peraih Ballon d’Or 2024 itu diyakini jadi faktor utama melempemnya City musim ini. Tiga pemain lainnya adalah John Stones, Manuel Akanji, dan Oscar Bobb.
Beberapa pemain inti seperti Kevin De Bruyne, Erling Haaland, Phil Foden, dan Ederson Moraes juga sempat mengalami cedera. Alhasil Guardiola nyaris tidak pernah bisa memainkan starting XI terbaik musim ini. Faktor tersebut yang membuat City mendatangkan lima pemain sekaligus bulan lalu.
Guardiola ingin untuk dua musim terakhirnya bersama City banyaknya pemain yang cedera bisa dideteksi lebih dini di awal musim. Bahkan, bukan tidak mungkin pemain yang rentan cedera bakal didepak. (dio/ian)






