Surabaya (beritajatim.com) – Kabar gembira untuk ibu-ibu wanita karier yang memiliki bayi dan anak balita. Grouu, perusahaan MPASI dan anak membuka dapur di Surabaya.
Surabaya menjadi pilihan pertama ekspansi dapur Grouu karena potensi pasar yang dinilai menjanjikan dari segi jumlah populasi maupun daya beli.
“Surabaya kami pilih sebagai kota pertama kami untuk melakukan ekspansi layanan produksi katering Grouu karena permintaan dari orang tua di Surabaya juga cukup banyak. Meski sebelumnya beberapa produk dengan sistem Pre-Order (PO) sudah menjangkau pengiriman hingga ke Surabaya, Grouu ingin terus meningkatkan kepuasan para orang tua dengan menghadirkan layanan katering MPASI dan anak yang dikirimkan fresh setiap hari mulai tanggal 12 Desember nanti,” Co-Founder & CEO Grouu, Jessica Marthin
Mengutip data dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya per bulan Juli 2022, prevalensi stunting tercatat 1.219 kasus. Angka ini menurun dari 6.722 kasus yang tercatat pada 2021. Mengacu pada data tersebut, Grouu juga melihat peluang akan pasar orang tua Surabaya yang semakin peduli untuk menekan kondisi malnutrisi.
Meski kasus stunting angkanya masih dikatakan tinggi di Surabaya, Grouu menganggap ini sebagai salah satu tujuan untuk juga turut berkontribusi, menuju “Surabaya Zero Stunting” yang dicanangkan oleh Wali Kota Eri Cahyadi (30/8/2022).
Ketua Komite Tetap Pemberdayaan Wanita Kadin Surabaya sekaligus pendiri Womenpreneur Indonesia, Margaret Srijaya, mendukung penuh para entrepreneur wanita, untuk mendukung kemajuan kota Surabaya melalui bisnis yang dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.
[berita-terkait number=”4″ tag=”balita”]
“Saya mengenal bagaimana Grouu dan para pendirinya membuat bisnis makanan anak yang amat serius dan memiliki visi jangka panjang,” bebernya.
Tidak hanya menghadirkan makanan yang beragam dan enak, Grouu juga fokus pada upaya menekan anak malnutrisi dengan memperhatikan kandungan gizi pada makanan yang disajikan.
“Katering makanan anak yang bernutrisi seperti Grouu. Hadirnya Grouu di Surabaya saya harap dapat menjadi dorongan positif untuk terciptanya lebih banyak startup di kota Pahlawan yang bermanfaat bagi orang banyak,” aku Jessica.
Misi manajemen melakukan ekspansi di Surabaya tidak hanya sebatas ingin memasarkan produk makanan saja, tetapi juga ingin mengajak para orang tua semakin aware dalam pemberian makanan dengan gizi seimbang melalui edukasi online maupun offline nantinya. Sehingga, harapan kami untuk dapat membantu para orang tua Indonesia secara merata di Indonesia nantinya dalam ranah pemberian makanan bernutrisi sejak dini.[rea]






