Surabaya (beritajatim.com) – Group Band Religi Debu mengalami kecelakaan di tol Probolinggo arah Pasuruan kilometer 837.200.
Kasat PJR Kompol Dwi Sumrahadi mengungkap bagaimana kronologis kecelakaan yang menewaskan dua orang ini.
Kecelakaan ini berawal dari kendaraan Villfire yang ditumpangi group band Devu berjalan dari Timur arah ke Pasuruan dilajur lambat, diduga pengemudi mengantuk dan tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya sehingga menabrak kendaraan truk golongan III yang berjalan searah di depannya (meninggalkan TKP).
[berita-terkait number=”4″ tag=”grup-religi-debu”]
Posisi terakhir kendaraan Vellfire melintas menutup lajur.
“ Diduga pengemudi mengantuk dan menabrak truk gol III yang berjalan searah di depannya (meninggalkan TKP),” ujarnya.
Korban meninggal dunia dalam insiden ini, Al-Haddad Amal Sheikh Aidaros, Perempuan 30 taun dan satu Identitas belum diketahui. Luka berat ada dua orang Daood Abdullah Al Daood, 35 tahun. Dan satu orang lagi yang belum diketahui identitasnya. Luka ringan dua orang yakni Jamilah Binti Abdul Qadir dan pengemudi yang identitas belum ditemukan.
“ Semua dievakuasi ke RS Dr Saleh Kota Probolinggo” ujarnya. [uci/ted]






