Gresik (beritajatim.com) – Pemerintah Daerah Gresik mengusulkan pembangunan Solar Pack Dealer Nelayan (SPDN) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Untuk Nelayan (SPBUN) di empat titik lokasi ke Dirjen Perikanan Tangkap Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Alasan didirikannya SPDN dan SPBUN tersebut, supaya nelayan dengan mudah mendapatkan solar untuk keperluan sehari-hari sebelum mencari ikan.
“Persoalan solar bagi para nelayan menjadi atensi yang sangat penting. Sebab, saat ini mereka masih kesulitan mendapatkan solar,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani, Jumat (10/06/2022).
Mantan Ketua DPRD Gresik itu mengatakan, wilayah Gresik masih membutuhkan sentuhan pembangunan infrastruktur berupa Pertamina dan Pertashop dengan BBM khususnya solar bagi para nelayan. Ini menjadi atensi kami di pemerintah daerah untuk dapat mewujudkan terhadap apa yang dibutuhkan oleh nelayan.
“Nantinya lokasi pembangunan Pertamina itu dibagi di empat titik lokasi. Yaitu, Desa Ujungpangkah, Desa Sembayat, Desa Randuboto dan Kelurahan Lumpur. Lahannya sudah siap,” kata Gus Yani.
Kedepan lanjut Gus Yani, pihaknya akan melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Gresik Migas untuk menjadi pengelola SPBUN tersebut. Sehingga, diharapkan agar dapat dikelola dengan baik dan memudahkan dalam pengawasan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-gresik”]
Sementara Dirjen Perikanan Tangkap Kementrian KKP, Muhammad Zaini menyatakan SPDN solar menjadi hal yang sangat dibutuhkan bagi para nelayan. Untuk itu, pihaknya mendukung atas apa yang menjadi usulan Bupati Gresik.
“Kami mendukung atas apa yang menjadi usulan Bupati Gresik. Mudah-mudahan membuahkan hasil seperti apa yang diharapkan. Termasuk konsep pengelolaan dengan melibatkan BUMD. Kalau ini bisa terealisasi, maka Kabupaten Gresik akan menjadi percontohan bagi kabupaten lain di Indonesia,” tandasnya. (dny/ted)






