Gresik (beritajatim.com)– Untuk mencegah kecelakaan lalu lintas dan memastikan keselamatan penumpang, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menggelar pemeriksaan kelayakan operasional bus pariwisata di kawasan wisata religi Sunan Giri, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi meningkatnya mobilitas kendaraan bus pariwisata yang membawa rombongan peziarah maupun wisatawan dari berbagai daerah menuju kawasan makam Sunan Giri ditengah Operasi Keselamatan Semeru 2026.
Pemeriksaan meliputi pengecekan kondisi teknis kendaraan seperti sistem pengereman, lampu penerangan, kondisi ban, kelengkapan surat-surat kendaraan, serta kelayakan administrasi pengemudi.
Kasat Lantas AKP Nur Arifin mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif guna menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya kendaraan angkutan pariwisata.
“Kami mengedepankan upaya edukatif. Tujuannya bukan sekedar mencari kesalahan melainkan memastikan setiap nyawa yang ada di dalam bus terlindungi oleh standar keamanan yang layak,” katanya.
Pama Polri ini menuturkan, pemeriksaan menyeluruh meliputi pengecekan rem, lampu, ban, wiper hingga kondisi mesin. Selain itu, surat-surat administrasi diantaranya SIM pengemudi, STNK, bukti uji kir serta kelengkapan izin operasional.
“Ada yang berbeda dalam razia kali ini, anggota kami juga memutar safety driving di dalam bus. Pengemudi dihimbau menayangkan video tersebut kepada penumpang,” tuturnya.
Sebagai informasi kawasan wisata makam Sunan Giri kerap mengalami peningkatan kunjungan, terutama pada akhir pekan dan musim liburan. Hal ini berdampak pada meningkatnya arus lalu lintas kendaraan besar seperti bus pariwisata.
Dengan adanya kegiatan pemeriksaan ini, diharapkan potensi kecelakaan akibat faktor kelalaian maupun kerusakan teknis kendaraan dapat diminimalisir. Kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala di sejumlah titik rawan kepadatan dan lokasi wisata di wilayah Kabupaten Gresik. (dny/ted)






