Gresik (beritajatim.com) – Langkah Gresik United (GU) untuk lolos dari grup D kompetisi Liga 3 kini semakin terjal. Tim asal Gresik ini harus menelan pil pahit setelah tersungkur dengan skor 0-2 di tangan Persebata Lembata pada pertandingan yang digelar di Stadion Pasiran Kompleks AL Surabaya, Jumat (12/12/2025).
Dua gol kemenangan tim asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini tercipta lewat aksi Y. Baghi pada menit ke-20 dan Fandy Saubi pada menit ke-66.
Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Gresik United, yang sebelumnya menargetkan untuk naik kasta ke Liga 2. Dengan hasil ini, peluang mereka untuk melangkah lebih jauh semakin menipis.
Sejak awal laga, Gresik United harus menghadapi tekanan tinggi yang diterapkan Persebata Lembata. Tim asal NTT ini tampil lebih agresif, memanfaatkan kelemahan pertahanan Gresik United.
Gol pertama tercipta pada menit ke-20, setelah tendangan Y. Baghi gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper Gresik United. Tim asuhan Andik Ardiansyah pun terkejut dan harus berusaha keras untuk membalas gol tersebut.
Meski berusaha bangkit melalui skema serangan sayap, Gresik United tidak mampu menembus rapatnya pertahanan Persebata Lembata. Peluang demi peluang yang tercipta gagal dimanfaatkan dengan maksimal.
Memasuki babak kedua, Persebata Lembata kembali menunjukkan ketangguhannya. Mereka berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-66 lewat serangan balik cepat yang diselesaikan oleh Fandy Saubi.
Gol tersebut semakin memperburuk keadaan bagi Gresik United, yang gagal mencetak gol balasan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekalahan kedua ini memperpanjang tren negatif Gresik United, yang sebelumnya juga tampil inkonsisten dalam beberapa pertandingan terakhir. Pelatih Andik Ardiansyah pun mengakui kesulitan timnya dalam menghadapi permainan cepat Persebata Lembata.
“Kami kurang fokus dan kalah dalam duel-duel penting. Ini harus segera kami evaluasi di laga berikutnya,” ungkapnya.
Di sisi lain, pelatih Persebata Lembata, Edward Y Togo, mengungkapkan rasa puas atas kemenangan yang diraih. Menurutnya, hasil ini merupakan momentum penting untuk mendongkrak posisi tim di klasemen sementara grup D.
“Saya mengapresiasi perjuangan pemain di lapangan yang tampil spartan tak minder menghadapi Gresik United,” katanya.
Dengan hasil ini, Gresik United harus segera melakukan evaluasi dan perbaikan jika ingin memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara grup D. Sementara itu, bagi Persebata Lembata, kemenangan ini semakin menambah rasa percaya diri mereka untuk menatap pertandingan-pertandingan selanjutnya. [dny/suf]






