Gresik (beritajatim.com) – Manajemen Gresik United memastikan bakal melakukan evaluasi besar-besaran terhadap komposisi pemain usai berakhirnya kompetisi Liga 3 musim ini. Langkah radikal ini diambil dengan hanya mempertahankan sekitar 50 persen penggawa Laskar Joko Samudro guna memenuhi target naik kasta pada musim depan.
Keputusan perombakan skuad didasari oleh performa tim yang dinilai belum konsisten sepanjang kompetisi berjalan. Hal ini sekaligus merespons ekspektasi tinggi dari para suporter yang menginginkan perubahan signifikan agar tim kembali bersaing di papan atas.
Pelatih Gresik United, Andik Ardiansyah, mengungkapkan bahwa evaluasi dilakukan secara menyeluruh mencakup aspek teknis, kedisiplinan, hingga kontribusi nyata di lapangan. Ia menekankan bahwa tim saat ini sangat membutuhkan tambahan pemain berpengalaman untuk memperkuat struktur skuad.
“Ada beberapa pemain dinilai mampu tampil konsisten dan menunjukkan dedikasi tinggi. Mereka inilah yang dianggap layak menjadi tulang punggung tim di musim berikutnya. Sementara itu, sisanya dinilai belum mampu memberikan kontribusi maksimal sesuai target klub,” tuturnya, Senin (26/1/2026).
Andik menjelaskan bahwa pemain yang bertahan nantinya akan menjadi kerangka utama tim untuk mengarungi musim kompetisi baru. Manajemen kini tengah membidik beberapa nama senior untuk membimbing barisan pemain muda yang ada dalam skuad.
“Kami sudah punya kerangka tim, tinggal menambal beberapa posisi yang butuh pemain berpengalaman untuk membantu pemain muda,” imbuhnya saat memaparkan rencana strategis klub ke depan.
Sinyal kuat dikirimkan oleh manajemen bahwa mereka tidak ingin mengulang hasil yang sama pada musim mendatang. Target yang dipasang dipastikan lebih tinggi, baik dari sisi kualitas permainan maupun pencapaian posisi di klasemen akhir.
Langkah berani manajemen ini mendapat dukungan dari Ultras, kelompok suporter setia yang merindukan kejayaan sepak bola Gresik di level nasional. Mereka berharap proses evaluasi objektif ini dapat melahirkan tim yang jauh lebih solid dan kompetitif.
Iqbal, salah satu anggota Ultras, menyatakan apresiasinya terhadap perjuangan pemain musim ini yang berhasil menjaga marwah tim agar tidak terdegradasi. Ia menuntut keseriusan manajemen dalam membangun tim agar bisa segera naik kelas ke liga yang lebih bergengsi.
“Kami menghargai perjuangan pemain yang membawa tim tetap bertahan di liga 3 dan tidak terjun bebas ke liga 4. Kalau bisa musim depan lebih serius lagi supaya Gresik United naik kasta,” pungkasnya. [dny/beq]






