Gresik (beritajatim.com) – Skuad Gresik United musim 2023-2024 resmi dibubarkan setelah gagal lolos ke babak semifinal Liga 2. Meski dibubarkan, manajemen tetap mempertahankan beberapa pemain untuk mengarungi kompetisi Liga 2 musim depan.
Pembubaran skuad dilakukan setelah manajemen Gresik United dan para pemain melakukan pertemuan. Dari hasil pertemuan tersebut, terdapat beberapa pemain yang diperpanjang kontraknya, dan ada juga yang dilepas dari total 34 pemain.
CEO Gresik United, Muhammad Allan, mengatakan bahwa semua pemain dikumpulkan untuk bersilaturahmi setelah menjalani kesibukan masing-masing.
“Pasca masuk 12 besar di Liga 2, manajemen segera menyelesaikan semua kontrak dan gaji pemain agar clear,” ujarnya, Senin (26/3/2024).
Allan menambahkan, setelah urusan pemain diselesaikan, pihaknya tidak memaksa pemain yang ingin mencari klub lain. Namun, dia tetap berharap pemain yang dipertahankan musim depan bisa kembali berjuang bersama Gresik United.
“Atas nama manajemen, kami banyak mengucapkan terima kasih kepada pemain dan jajaran pelatih,” ungkapnya.
Sementara itu, Presiden Klub Gresik United, Fandi Akhmad Yani, mengatakan bahwa setelah pertandingan babak 12 besar, semua pemain memiliki kesibukan, ditambah dengan adanya agenda pemilu.
“Kita punya perjalanan panjang sampai babak 12 besar. Pengalaman ini kita jadikan spirit kemajuan Gresik United ke depan. Penyelesaian kontrak pemain di akhir pertandingan, manajemen tetap berkomitmen,” katanya.
Fandi menambahkan, selama berkiprah di sepak bola, tidak ada cerita manajemen Gresik United tidak bertanggung jawab.
“Insya Allah semua diselesaikan sama manajemen. Setelah ini tim dibubarkan, mudah-mudahan pemain masuk dengan baik, dan keluar pun dengan baik,” pungkasnya. [dny/beq]






